Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak

Vania Rossa

Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:31 WIB
Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak
Sri Wahyuni dan ibunya, Samiyati, penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). (dok. ist)
baca 10 detik
  • Pemerintah Kabupaten Sragen mencatat ribuan keluarga berpenghasilan rendah masih menempati rumah tidak layak huni yang kondisinya sangat mengkhawatirkan.
  • Pada 2026, Program BSPS oleh Pemkab Sragen dan Habitat for Humanity Indonesia telah merenovasi rumah 101 keluarga.
  • Bantuan senilai total Rp40 juta per keluarga berhasil membuat rumah warga menjadi kokoh, layak, serta aman.

Suara.com - Atap yang miring, dinding rapuh, hingga lantai tanah yang becek saat hujan masih menjadi kondisi yang dihadapi sebagian keluarga berpenghasilan rendah di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Keterbatasan biaya membuat perbaikan rumah kerap tertunda, meski kondisi bangunan sudah mengkhawatirkan.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Sragen, sebanyak 13.945 keluarga dari kelompok desil pendapatan 1 dan 2 masih menempati rumah tidak layak huni (RTLH). Di antaranya, terdapat 3.229 rumah tangga yang dikepalai perempuan dan 1.912 keluarga dengan anggota penyandang disabilitas.

Selain itu, sebanyak 2.151 keluarga tercatat dalam kategori backlog perumahan. Data tersebut memperlihatkan bahwa persoalan hunian tidak hanya menyangkut ketersediaan rumah, tetapi juga kualitas bangunan dan kemampuan keluarga untuk memperbaikinya.

Kondisi itu dialami Sri Wahyuni dan ibunya, Samiyati. Sebelum menerima bantuan perbaikan, rumah mereka memiliki atap yang miring dan dinding dari anyaman bambu atau gedek yang sudah usang.

“Seandainya tidak dibangun, rumahnya pasti akan ambruk, roboh semua. Atapnya sudah benar-benar miring, dan dindingnya juga masih menggunakan gedek dari bambu yang sudah lama,” ungkap Sri Wahyuni dan Samiyati.

Keduanya menyadari rumah tersebut perlu segera diperbaiki. Namun, keterbatasan biaya membuat renovasi belum bisa dilakukan.

“Rumahnya sudah jelek, kok tidak dibangun? Nanti keburu roboh. Tapi ya mau bagaimana lagi, kami masih harus mengumpulkan biayanya dulu,” kenang mereka.

Setelah rumah diperbaiki, keduanya merasakan perubahan pada kondisi bangunan. Rumah menjadi lebih kokoh, rapi, dan mudah dibersihkan. Lantai yang sebelumnya becek juga tidak lagi menjadi masalah seperti dahulu.

Pengalaman serupa dirasakan Suyadi, yang sebelumnya tinggal di rumah berdinding bambu dengan lantai tanah dan atap bocor. Saat hujan, lantai rumahnya menjadi basah dan kondisi tersebut membuatnya khawatir.

baca juga

“Dulu rumah saya sederhana, atap dan dindingnya masih dari bambu, lantainya masih tanah. Setiap hujan, tanahnya basah semua, genteng bocor. Dalam hati saya sering bertanya, kapan ya rumah kami bisa diperbaiki?” ujar Suyadi.

Setelah mendapatkan bantuan, rumahnya menjadi lebih kokoh. Fasilitas sanitasi juga diperbaiki, termasuk kloset duduk dengan pegangan di dinding yang membuatnya lebih mudah dan aman saat digunakan.

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). (dok. ist)
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). (dok. ist)

Pada 2026, peningkatan kualitas rumah bagi 101 keluarga di Sragen telah diselesaikan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program ini didukung kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sragen dan Habitat for Humanity Indonesia.

Dalam skema tersebut, bantuan pemerintah sebesar Rp20 juta per keluarga dipadankan dengan dukungan tambahan Rp20 juta melalui Habitat for Humanity Indonesia. Perbaikan disesuaikan dengan kondisi rumah, disertai pendampingan teknis untuk meningkatkan keamanan dan kelayakan hunian.

Meski demikian, kebutuhan masih besar. Sebanyak 904 keluarga tercatat sebagai prioritas Pemerintah Kabupaten Sragen dalam penanganan kebutuhan perumahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:21 WIB

Sindir Pramono? Maruarar Tanya Lokasi Rumah Kumuh di Jakarta, Mau Diperbaiki Prabowo

Sindir Pramono? Maruarar Tanya Lokasi Rumah Kumuh di Jakarta, Mau Diperbaiki Prabowo

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:16 WIB

Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen  di Sragen

Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:03 WIB

Terkini

It Didn't Start with You: Menelusuri Luka Keluarga yang Membentuk Diri Kita

It Didn't Start with You: Menelusuri Luka Keluarga yang Membentuk Diri Kita

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Terduga Pelaku Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo Ditangkap: Mantan Napiter Bom Thamrin

Terduga Pelaku Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo Ditangkap: Mantan Napiter Bom Thamrin

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:28 WIB

3 Shio Paling Hoki 21 Oktober 2026, Beruntung di Hari Penghancuran

3 Shio Paling Hoki 21 Oktober 2026, Beruntung di Hari Penghancuran

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Daftar HP Realme RAM 12 GB dan Memori Besar: Dari Paling Murah hingga Premium

Daftar HP Realme RAM 12 GB dan Memori Besar: Dari Paling Murah hingga Premium

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Dua Kali Lipat Era Jokowi! OTT KPK Meningkat Tajam di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo

Dua Kali Lipat Era Jokowi! OTT KPK Meningkat Tajam di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Tari Soya-Soya, Jejak Perjuangan Ternate yang Terus Hidup di Pulau Obi

Tari Soya-Soya, Jejak Perjuangan Ternate yang Terus Hidup di Pulau Obi

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Defisit BPJS Kesehatan Mengintai, Akademisi Desak Revisi UU SJSN dan UU BPJS

Defisit BPJS Kesehatan Mengintai, Akademisi Desak Revisi UU SJSN dan UU BPJS

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Telkom Perkuat Peran Strategic Holding, Siapkan Arah Bisnis hingga 2030

Telkom Perkuat Peran Strategic Holding, Siapkan Arah Bisnis hingga 2030

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa UNAS Desak Perubahan hingga Siapkan Gugatan Hukum

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa UNAS Desak Perubahan hingga Siapkan Gugatan Hukum

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Apakah Bedak Marcks Aman untuk Kulit Remaja dan Ibu Hamil? Ini Penjelasannya

Apakah Bedak Marcks Aman untuk Kulit Remaja dan Ibu Hamil? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:03 WIB

×