Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09 WIB
Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) membuka secara resmi kegiatan MPLS di gedung permanen Sekolah Rakyat Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 gelombang pertama bagi siswa-siswi Sekolah Rakyat mulai digelar pada Selasa (14/7/2026). 

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) membuka secara resmi kegiatan MPLS di gedung permanen Sekolah Rakyat Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Setibanya di lokasi, Gus Ipul beserta Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan rombongan disambut penampilan baris-berbaris dari siswa-siswi SRT 78 Kabupaten Sragen dan yel-yel dari calon siswa. Kemudian ada juga penampilan pencak silat dari Arya Purbaya, siswa SRMA 17 Surakarta.

Penampilan berikutnya berupa pidato tiga bahasa, yakni Jepang, Inggris dan Arab. Lalu, ada pula penampilan istimewa paduan suara siswa-siswi Sekolah Rakyat serta pembacaan puisi.

Selain itu, ada juga demonstrasi sistem mengajar di Sekolah Rakyat yang diperagakan oleh seorang guru IPA bernama Aulia.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul sempat berdialog dengan para calon siswa-siswi yang akan bersekolah di Sekolah Rakyat Kabupaten Sragen. Ia menanyakan kesiapan para murid yang nantinya menimba ilmu di sekolah berkonsep asrama ini.

"Siap sekolah?" tanya Gus Ipul kepada para calon siswa.

"Siap!" jawab mereka kompak dan penuh semangat.

"Ada yang ingin mundur?" tanya Gus Ipul lagi.

baca juga

"Tidak!" jawab para murid dengan tegas.

"Alhamdulillah semuanya sudah semangat sekolah," ujar Gus Ipul.

Gus Ipul mengungkapkan, ada sekitar 28 ribu siswa baru yang bergabung di Sekolah Rakyat pada tahun ajaran ini. Jumlah tersebut terdiri dari jenjang SD, SMP, dan SMA yang tersebar di beberapa titik Sekolah Rakyat.

"Dan ini masih akan bertambah terus (jumlahnya)," ujar Gus Ipul.

Gus Ipul menjelaskan, tidak ada sistem pendaftaran bagi murid-murid yang akan mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat. Dia menegaskan, hanya ada proses penjangkauan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

"Saya ingin sampaikan bahwa Sekolah Rakyat tidak ada pendaftaran, yang ada adalah penjangkauan oleh pendamping-pendamping sosial Kementerian Sosial bekerjasama dengan pemerintah daerah, dalam hal ini timnya bapak bupati, wali kota, atau juga timnya gubernur di tingkat provinsi. Kerja sama bersama Dikdasmen setempat, bersama BPS untuk menjangkau keluarga-keluarga yang memenuhi kriteria untuk bisa sekolah di Sekolah Rakyat," jelasnya.

Murni, ibu salah satu calon siswi Sekolah Rakyat Kabupaten Sragen mengaku sangat senang anaknya Septiana Selfi Safira (12) bisa melanjutkan pendidikan. Ia berharap anaknya kelak menjadi sosok yang pintar, sukses, dan bisa menggapai cita-cita sebagai guru matematika.

"Anak saya walaupun terlahir dari keluarga tidak mampu, Alhamdulillah mendapat peringkat 1 terus, makanya tadi menyukai matematika," ungkap Murni.

Selain Menteri Sosial dan Adapun Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, turut hadir dalam kegiatan ini Sekjen Kemensos Robben Rico, Bupati Sragen Sigit Pamungkas, dan Pendiri ESQ Corp Ary Ginanjar yang hadir secara daring lewat zoom. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisi X DPR Dukung MPLS 2026 Berbasis Karakter dan Bebas Perundungan

Komisi X DPR Dukung MPLS 2026 Berbasis Karakter dan Bebas Perundungan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:34 WIB

Jangan Asal Posting: Mengapa Twibbon MPLS Bisa Jadi Ancaman Privasi bagi Si Kecil

Jangan Asal Posting: Mengapa Twibbon MPLS Bisa Jadi Ancaman Privasi bagi Si Kecil

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:34 WIB

Sekolah Rakyat Junjung Prinsip Setiap Siswa Berharga, ESQ Dukung Pemetaan Talenta Siswa

Sekolah Rakyat Junjung Prinsip Setiap Siswa Berharga, ESQ Dukung Pemetaan Talenta Siswa

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:11 WIB

28.478 Siswa Baru Masuk Sekolah Rakyat

28.478 Siswa Baru Masuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:03 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:51 WIB

Tak Ada SP 1 dan 2, Guru Pelaku Kekerasan di Sekolah Rakyat Langsung Pecat!

Tak Ada SP 1 dan 2, Guru Pelaku Kekerasan di Sekolah Rakyat Langsung Pecat!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:13 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Hanya Dicekal ke Luar Negeri 20 Hari, Ini Penjelasan Imipas

Febrie Adriansyah Hanya Dicekal ke Luar Negeri 20 Hari, Ini Penjelasan Imipas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:02 WIB

Kecewa Disebut 'Biang Kerok' kalau Ada Keracunan, Mitra BGN Ancam Gembok Dapur Secara Nasional

Kecewa Disebut 'Biang Kerok' kalau Ada Keracunan, Mitra BGN Ancam Gembok Dapur Secara Nasional

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:48 WIB

Prabowo dan Luhut Bahas Ketahanan Ekonomi, GovTech Dipercepat agar Bansos Lebih Tepat Sasaran

Prabowo dan Luhut Bahas Ketahanan Ekonomi, GovTech Dipercepat agar Bansos Lebih Tepat Sasaran

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:48 WIB

Prabowo Hanya Mengangguk Dapat Laporan Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik

Prabowo Hanya Mengangguk Dapat Laporan Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:00 WIB

Audit Digital Jadi Kunci! Dana Banpol Naik Tak Jamin Bebas Korupsi

Audit Digital Jadi Kunci! Dana Banpol Naik Tak Jamin Bebas Korupsi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:47 WIB

Pembongkaran JPO Tendean Selesai, Jalur Arah Pancoran Mulai Dibuka

Pembongkaran JPO Tendean Selesai, Jalur Arah Pancoran Mulai Dibuka

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:41 WIB

KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim

KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:25 WIB

Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?

Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:18 WIB

Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual

Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:15 WIB

Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?

Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:10 WIB

×