LINIMASA - Helatan mix martial art (MMA) UFC akan kembali memanaskan akhir pekan Anda. Kali ini, acara bertajuk UFC Fight Bight 221 akan digelar di Las Vegas, Sabtu (11/3/2023) waktu setempat atau pada Minggu (12/3/2023) sekitar pukul 06.00 WIB.
Partai utama helatan UFC Fight Night tersebut akan menyajikan pertarungan dari kelas bantam, antara Merab Dvalishvili kontra mantan juara kelas bantam UFC, Petr Yan.
Selain itu, kartu utama pun akan diisi beberapa laga seru yang tak kalah menariknya. Di antaranya, dari kelas berat akan ada laga Alexander Volkov vs Alexander Romanov, dan Nikita Krylov bakal di sabung dengan Ryan Spann yang akan bertarung di kelas catchweight.
Helatan UFC nanti merupakan hajatan bagi petarung asal Rusia. Pasalnya, beberapa laga inti diisi oleh petarung yang berasal dari Rusia. Selain Yan dan Volkov, ada pula Said Nurmagomedov yang akan bertarung melawan Jonathan Martinez di kelas bantam.
Prediksi pertarungan
Petr Yan merupakan mantan juara kelas bantam UFC. Ia harus melepas sabuk juaranya karena melakukan pelanggaran saat menghadapi Aljamain Sterling di helatan UFC 259 pada 6 Maret 2021, lalu.
UFC pun akhirnya kembali menjadwalkan Yan agar segera disabung dengan Aljamain Sterling, tapi rencana itu gagal menyusul Sterling yang mengalami cedera.
Alhasil petarung berjuluk No Mercy pun harus bertarung dengan Cory Sandhagen dan memperebutkan sabuk interim kelas bantam pada helatan UFC 267 pada Oktober 2021.
Yan menang melalui penilaian mutlak para juri atas Sandhagen. Ia pun menyandang sabuk interim dan menjadi penantang utama untuk Sterling.
Baca Juga: AG Resmi Jadi Tahanan, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya
Alhasil pertarungan unifikasi sabuk antara Yan vs Sterling dihelat dalam UFC 273 pada April 2022. Namun, Yan malah kalah dari Sterling melalui penilaian juri.
No Mercy mau tak mau harus menjalani sekali pertarungan lagi agar dianggap layak untuk bertarung melawan Sterling.
Ia pun disabung bersama prospek kelas bulu UFC, Sean o'Malley di UFC 280 pada Oktober 2022. Namun, juri memberikan penilaian split decision bagi kemenangan O'Malley.
Yan sempat marah dan mengancam akan hengkang dari UFC, karena merasa kemenangannya dari O'Malley dirampok oleh juri.
Namun, kini Yan sudah melupakan masa lalunya dan berniat untuk kembali menata ulang kariernya di dalam oktagon. Yan pun menyepakati untuk bertarung melawan Dvalishvili.
"Tidak diragukan lagi itu adalah pengalaman yang baik, ” kata Yan, melansir MMA Junkie.