LINIMASA - Petarung kelas bantam yang sempat menyatakan absen dan pensiun dari oktagon, Henry Cejudo dijadwalkan bakal kembali mencicipi kerasnya pertarungan seni bela diri campuran (MMA).
Mantan juara kelas terbang dan kelas bantam UFC tersebut akan disabung dengan juara kelas bantam UFC Aljamain Streling di helatan UFC 288 yang rencananya akan dihelat Minggu (7/5/2023), mendatang.
Kelas bantam memang menjadi divisi yang lumayan kompetitif di UFC. Pasalnya, kelas tersebut diisi sederet petarung bagus.
Teranyar, Merab Dvalishvili berhasil mengalahkan mantan juara kelas bantam UFC, Petr Yan. Dvalishvili berhasil mendominasi Yan dalam laga pada pekan kemarin tersebut.
Dvalishvili menang mutlak melalui penilaian juri atas Petr Yan. Hal itu membuat nama Dvalishvili di divisi kelas bantam UFC semakin diperhitungkan.
Di sisi lain, Cejudo dijadwalkan akan bentrok dengan Aljamain Sterling. Cejudo menyebut kalau Dvalishvili bisa menjadi petarung cadangan untuk laga perebutan gelar juara kelas bantam.
Cejudo mencium bau kegagalan dalam laga tersebut. Ia menuding Sterling akan absen dalam pertandingan nanti.
"Dana White, saya di sini menontong pesaing nomor dua dan tiga dan saya merasa bahwa (Sterling0 lebih mungkin untuk mundur dari pertarungan ini," ucap Cejudo di Twitter pribadinya.
Mengapa Anda (Dana White) tidak memberi saya Merab?"ucapnya.
Baca Juga: Bukan Sakit, Indra Bekti Tak Hadiri Sidang Cerai Perdananya dengan Aldila Gegara Hal Ini
Di ajang UFC, perebutan sabuk juara biasanya disiapkan petarung cadangan untuk mengantisipasi terjadinya kendala bagi petarung yang akan tampil.
Semisal, saat Khabib Nurmagomedov dijadwalkan tempur melawan Justin Gaethje, saat itu UFC menyiapkan Michael Chandler sebagai petarung cadangan.
"Mengapa kami tidak membuat Merab sebagai petarung cadangan di UFC 288. Mengapa kita tidak melakukannya seperti itu? Dengan begitu, kedua mitra pelatihan ini karena saya merasa Aljamain akhirnya akan mundur jadi saya ingin memastikan,” ucap Cejudo.