"Gini ya, di awal pejabat awal-awal dulu mereka minta stor pertanyaan, terus nanti di-list yang ini jangan. itu di awal dulu," katanya.
Namun sekarang, Deddy memilih tegas dan meminta masalah pertanyaan yang akan diajukan oleh Deddy dibahas sebelum acara podcast berlangsung.
"Kalau sekarang, kalau ada yang kayak gitu gua langsung ngomongnya begini, pertanyaannya didiskusikan satu jam sebelumnya, di tempat," tegasnya.
Deddy mengatakan berdasarkan pengalamannya, terkadang narasumber semisal menteri ataupun wakil rakyat tidak menjadi masalah dengan pertanyaan yang akan dilemparkan Deddy. Namun, ajudannya biasanya khawatir.
"Karena pengalaman gua, kadang-kadang, gua belain pejabatya, menterinya gak apa-apa ditanyain, tapi ajudannya khawatir," ucapnya.
"Oh sayang," celetuk Onad.
"Bukan sayang, tapi gak percaya menteri saya bisa jawab gak ya," balas Habib Jafar menirukan kemungkinan keresahan ajudan yang disebutkan Deddy.
Selain itu, kata Deddy, terkadang ia memilih untuk menanyakan sesuka hati dia terhadap narasumber, urusan ada yang tidak boleh ditayangkan nantinya meminta persetujuan dari pejabat publik tersebut.
"Kalau gue kadang-kadang begini, udah selesai podcast nih gua ngomongnya begini, pak saya nanya apa aja, bapak jawab apa aja, kalau udah selesai bapak gak suka dengan pertanyaanya kasih tahu saya, take out saja kan bisa," bebernya.
Baca Juga: Bolehkah Tidak Puasa Saat Mudik Lebaran 2023, Begini Kata Buya Yahya