LINIMASA - Beredar informasi yang menyebutkan bahwa pelawang Adul meninggal dunia. Klaim tersebut beredar melalui video bahwa pelawak bernama lengkap Abdul Latief tersebut wafat setelah membelikan baju lebaran untuk anak dan istrinya.
Gambar sampul video tersebut memperlihatkan foto Adul yang dibingkai bunga. Terlihat pula ada jenazah yang berbaring ditutupi kain samping dan tampak pula sejumlah selebritas Tanah Air.
"INALILLAHI Komedian Mini Ini Meninggal Dunia Setelah membelikan Baju Lebaran buat Anak dan Istri" tulis judul unggahan.
Guna meyakinkan publik, thumbnail video pun menyisipkan kalimat penegasan bahwa Adul meninggal dunia.
"Inalillahi komedian mini ini meninggal dunia setelah membelikan baju lebaran buat anak dan istrinya," begitu tulisan yang tersaji di thumbnail video tersebut ditulis kapital.
Video tersebut diunggah dan dibagikan oleh akun YouTube Trend 7 Official pada 14 April 2023. Terkini video tersebut sudah tayang sebanyak ribuan kali.
Benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Setelah ditelusuri lebih jauh, klaim pelawak Adul meinggal dunia merupakan informasi yang keliru. Faktanya, isi unggahan video berdurasi 3 menit 15 detik tersebut tidak ada kaitannya dengan klaim yang dicantumkan dalam judul ataupun thumbnail video.
Baca Juga: Mario Dandy Mendadak Ganti Pengacara Menjelang Sidang Perdananya, Ada Apa?
Video tersebut membahas tentang meninggalnya komedian Hendrik Ceper yang meninggal pada 2016 lalu. Narator membacakan artikel dari laman hype.grid.id berjudul "Innalillahi Bak Firasat akan Meninggal Dunia, Pelawak Bertubuh Mungil Ini Ternyata Sempat Belikan Baju Lebaran untuk Sang Istri dan Anaknya: Nih Buat Lebaran..."
Di samping itu, Adul sendiri masih aktif membagikan kegiatannya melalui akun media sosial Instagram pribadinya. Adul pun terlihat masih mengunggah story di Instagramnya pada Sabtu (15/4/2024).
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, kabar meninggal dunianya Adul setelah membelikan baju lebaran istri dan anaknya merupakan sebuah kekeliruan. Alhasil klaim tersebut merupakan sesat alias hoaks dan masuk kategori koneksi yang salah.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta linimasa.suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].