3. Tidak bersosialisasi
Bersosialisasi dapat membantu meningkatkan stimulasi otak, memperbaiki kesehatan mental, dan mencegah perkembangan penyakit otak degeneratif.
Selain itu, menjalin hubungan sosial juga dapat membantu mengurangi risiko depresi dan kecemasan yang berdampak buruk bagi kesehatan tubuh maupun yang lainnya.
4. Kurang aktif/ bergerak
Gaya hidup tidak aktif atau kurang bergerak dapat berdampak negatif pada kesehatan secara keseluruhan, termasuk kesehatan otak.
Terlalu banyak duduk atau kurang berolahraga dapat meningkatkan risiko obesitas, penyakit jantung, diabetes, dan masalah kesehatan lainnya yang dapat memengaruhi kesehatan otak.
5. Stres
Stres kronis yang berkelanjutan dapat berdampak negatif pada kesehatan otak. Stres yang berkepanjangan dapat mengaktifkan sistem saraf simpatis dan menghasilkan hormon stres seperti kortisol, yang dapat merusak sel saraf dan mempercepat penuaan otak.
Baca Juga: Hasil Getafe vs Barcelona: Blaugrana Ditahan Imbang Tanpa Gol di Coliseum Alfonso Perez