Kemudian, tahan napas selama 7 detik (ini adalah bagian terpenting dari latihan). Buang napas dengan penuh tenaga hingga mengeluarkan suara selama 8 detik.
3. Metode 120 detik
Metode ini merupakan langkah terakhir apabila kedua tips sebelumnya tidak berhasil.
- Tetap terjaga.
Merupakan teknik yang mengharuskan anda untuk tetap terjaga di tempat tidur. Tujuan dari teknik ini adalah untuk mengatasi rasa takut dan upaya sadar agar tertidur. Metode ini dianggap lebih efektif daripada teknik pernapasan meski kurangnya penelitian.
- Membayangkan tempat yang tenang.
Dibandingkan dengan berhitung, mungkin berimajinasi bisa menjadi alternatif lain. Anda bisa membayangkan suasana dan perasaan yang tenang.
Poin utamanya adalah membiarkan imajinasi mengambil alih ruang otak anda dengan hal menenangkan. Mencegah diri anda kembali dengan pikiran, kekhawatiran dan kecemasan.
- Pemijatan pada area-area tertentu.
Baca Juga: Efektifkah Puasa Intermiten bagi Penderita Diabetes Tipe 2? Simak!
Sebuah analisis pada 2019 menunjukkan bahwa dengan melakukan pemijatan pada area tertentu dapat meningkatkan kualitas dan durasi tidur. Namun sekali lagi penelitian terhadap efektifitas ini terbatas.
Apabila dengan melakukan semua metode diatas anda masih merasa sulit untuk tidur, sebaiknya segera periksa ke dokter agar mengetahui faktor-faktor dasar dan penanganan lebih lanjut.