LINIMASA - Jutaan manusia di dunia melakukan diet, penurunan berat badan masih menjadi tujuan yang sulit dicapai bagi banyak orang.
Banyak penelitian dilakukan untuk mempelajari manfaat dan kerugian dari diet. Akan tetapi, beberapa orang beralih pada pendekatan non-diet untuk mengatasi hubungannya dengan makanan.
Mengutip laman Helathline.com, pendekatan ini termasuk dalam intuitive eating yang dilakukan dengan perhatian penuh dan memperhatikan sinyal lapar dari dalam tubuh.
Pola ini tidak memerlukan perhitungan pada kalori masuk atau mendefinisikan makanan baik atau buruk. Pola makan ini memiliki manfaat kesehatan fisik dan mental meski bukan strategi penurunan badan yang efektif.
Penerapan intuitive eating akan membuat kita menikmati makanan, menghormati sinyal lapar dari tubuh dan mengenal rasa kenyang.
Selain itu, intuitive eating dapat membantu fokus kita saat berolahraga sehingga proses metabolisme berjalan dengan baik.
Manfaat lain dari penerapan pola ini adalah kemampuan untuk mengenali sinyal tubuh lebih tinggi dan akurat dibandingkan dengan orang yang tidak menerapkan metode tersebut
Selain itu, manfaat lain adalah kestabilan mental dan pikiran positif untuk menjalani aktivitas sehari-hari juga mengembangkan hubungan yang lebih baik antara makanan dan tubuh mereka sendiri.
Kontributor: R. Inayah
Baca Juga: Cek Fakta: Berani Hina Jokowi dengan Cara Keji, Hukuman Amien Rais Dipercepat