LINIMASA - Kabar terbaru datang dari dunia selebritis tanah air yang menyebut jika Arya Saloka tak bisa mengelak lagi usai Denny Darko membongkar semua aibnya di depan publik.
Narasi itu beredar luas di media sosial dan pertama kali disebar dalam sebuah video yang diunggah oleh akun YouTube @Aldy Productions pada Rabu, (26/07/2023).
"Arya saloka tak bisa lagi mengelak saat Denny darko beberkan aib arya ke hadapan publik," tulis judul video konten YouTube @Aldy Productions.
Selain itu, dalam sampul video kanal YouTube @Aldy Productions dituliskan narasi yang serupa dan mendukung dari tulisan di judul video yang menyebut Denny Darko membongkar Aib Arya Saloka di depan Publik.
"ARYA SALOKA TAK BISA LAGI MENGELAK SAAT DENY DARKO BEBERKAN AIB ARYA KE PUBLIK," demikian tulis akun YouTube @Aldy Productions di sampul videonya.
Lantas, benarkah klaim tersebut?
Pengecekan Fakta
Setelah ditelusuri lebih dalam oleh tim cek fakta Suara Linimasa, video tersebut tidak memiliki bukti kuat atas klaim yang menunjukan Arya Saloka tak berkutik sama sekali terkait aibnya yang dibongkar.
Narator dalam video tersebut tidak mampu menunjukan fakta atas klaimnya terhadap klaim yang menyebut Deny Darko membuka aib Arya Saloka di hadapan publik.
Baca Juga: Kondisi Terkini Rumah Diah Risti Kusuma Putri, Mau Dirubuhkan?
Terdapat ketidaksesuaian antara Isi video dan judul. Bahkan, video tersebut sangat berlawanan dengan keterangan tulisan thumbnail video itu.
Unggahan kanal YouTube yang memiliki 20,1 ribu subscriber ini sudah dipastikan termasuk kategori konten yang menyesatkan atau HOAX karena antara judul dan isi video tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.
Hingga artikel ini dimuat, video berdurasi 12 Menit 08 detik itu telah ditonton sebanyak 329 kali tayangan.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, video yang berjudul "Arya saloka tak bisa lagi mengelak saat deny darko beberkan aib arya ke hadapan publik," termasuk kategori konten HOAX.
Catatan Redaksi*) Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.