Sumardji Murka Thomas Doll dan Tavares Persulit Pemainnya Gabung Timnas: Pelatih Asing Cari Makan di Negara Kita

Suara Linimasa

Jum'at, 11 Agustus 2023 | 12:48 WIB
Sumardji Murka Thomas Doll dan Tavares Persulit Pemainnya Gabung Timnas: Pelatih Asing Cari Makan di Negara Kita
Manajer Timnas U-22 Indonesia Kombes Pol Sumardji. (ANTARA/Bayu Kuncahyo)

LINIMASA - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) alias Manajer Timnas Indonesia, Sumardji murka dengan tingkah dua pelatih asing klub Liga 1 yang dianggap mempersulit untuk memberikan penggawanya membela Timnas U-23.

Kedua pelatih tersebut yakni pelatih Persija Jakarta Thomas Doll dan pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares

Sumardji geram dengan tindakan kedua pelatih asing tersebut yang seolah mempersulit untuk melepas pemainnya guna memperkuat Timnas U-23 yang akan berlaga di ajang Piala AFF U-23 yang berlangsung di Thailand pada 17 hingga 26 Agustus 2023 mendatang. 

Shin Tae-yong diketahui sudah memanggil 23 nama pemain untuk Piala AFF. Namun, hingga latihan perdana yang berlangsung pada Kamis (10/8), hanya ada 17 pemain saja yang sudah gabung dengan skuad Garuda Muda. 

Empat pemain lainnya, Kadek Arel, Alfeandra Dewanga, Adi Satryo, dan Beckham Putra sudah memberikan konfirmasi untuk segera bergabung. 

Namun, dua pemain lainnya, Rizky Ridho dari Persija, dan Dzaky Asraf dari PSM Makassar belum dikonfirmasi akan dilepas oleh pelatih masing-masing untuk memperkuat Timnas U-23. 

Sumardji pun emosi dan menyebut bahwa Bernardo Tavares juga Thomas Doll merupakan sosok pelatih asing yang mencari makan di Tanah Air tapi mempersulit agenda Timnas Indonesia. 

"Saya sangat kecewa karena tidak hadirnya dua pemain dengan alasan berbaga macam alasan. Pertama, Persija Jakarta, kedua PSM Makassar," ucap Sumardji dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @skorindonesia. 

"Saya informasikan untuk kepentingan nasional, hanya dipanggil untuk memperkuat timnas. Itu saja sama pelatihnya ditahan tidak dilepas," tegasnya. 

baca juga

Polisi berpangkat Komisaris Besar tersebut mengatakan masyarakat tentu bisa menilai sendiri dengan tindakan dua pelatih asing itu yang mempersulit pemainnya untuk membela Timnas U-23 Indonesia.

"Bangsa ini membutuhkan tenaga, pikiran para pemain. Akan tetapi, kalau pelatih asingnya yang ada di negara ini, yang cari makan di negara ini mempersulit, saya kira masyarakat bisa menilai sendiri," kata Sumardji. 

Ia pun tak segan-segan akan segera melaporkan Thomas Doll dan Bernardo Tavares ke PSSI. 

"Akan saya laporkan ke ketua umum supaya ada tindakan ke belakang seperti apa. Tidak boleh kita biarkan. Orang pelatih asing cari makan di negara kita, tetapi mempersulit timnas, kalau bicara timnas ini bicara negara," tegasnya. 

Sumardji pun meminta dukungan penuh dari masyarakat bagi penggawa Timnas U-23 yang akan menjalani turnamen Piala AFF U-23 di Thailand. 

"Jadi pada kesempatan ini, saya berharap dukungan dari masyarakat karena kalau tidak ada dukungan dari masyarakat, kami pun akan kesulitan karena pelatih asing selalu berlindung pada bukan kalender FIFA," kata dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cek Fakta: Pemain Keturunan Maluku Ini Siap Bela Timnas Indonesia dan Tinggalkan Portugal

Cek Fakta: Pemain Keturunan Maluku Ini Siap Bela Timnas Indonesia dan Tinggalkan Portugal

Linimasa | Kamis, 10 Agustus 2023 | 16:26 WIB

Pasrah Penggawa Persija Dipanggil Shin Tae-yong, Thomas Doll Curhat Begini

Pasrah Penggawa Persija Dipanggil Shin Tae-yong, Thomas Doll Curhat Begini

Linimasa | Kamis, 10 Agustus 2023 | 11:49 WIB

Cek Fakta: Striker Muda Brasil Artur Victor Tak Sabar Ingin Bela Timnas Indonesia

Cek Fakta: Striker Muda Brasil Artur Victor Tak Sabar Ingin Bela Timnas Indonesia

Linimasa | Kamis, 03 Agustus 2023 | 18:11 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×