LINIMASA - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dikabarkan resmi mencabut izin kerja Thomas Doll dan Bernardo Tavares di Indonesia.
Disebutkan bahwa Bernardo Tavares dan Thimas Doll berniat membuat malu Timnas Indoensia.
Kabar tersebut disebar oleh kanal YouTube SPORT NEWS melalui sebuah unggahan video pada Senin (21/8/2023).
"NIAT BIKIN MALU TIMNAS!!SECARA RESMI PSSI CABUT IZIN KERJA THOMAS DOLL DAN BERNANDO TAVARES DI NKRI," judul unggahan video itu.
Thumbnail video memperlihatkan Erick Thohir dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit sedang memberikan keterangan. Tampak pula Shin Tae-yong terlihat sedang melontarkan protes.
Ada pula foto pelatih Persija Thomas Doll dan pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares. "Jadi biang kerok Indonesia, resmi izin kerja dua pelatih penghancur timnas ini di cabut," narasi yang ditulis dalam gambar sampul video.
Lalu, benarkah klaim video tersebut?
Setelah ditonton hingga akhir, tidak ada penjelasan mengenai PSSI yang akan mencabut izin kerja Thomas Doll dan Bernardo Tavares di Indonesia.
Baca Juga: Kaget Dimintai Restitusi 120 Miliar, Mario Dandy Mewek Minta Keringanan
Video berdurasi empat menit 37 detik tersebut hanya menarasikan tentang masalah konflik dalam persepakbolaan Tanah Air khususnya terkait Thomas Doll dan Bernardo Tavares yang tak melepas penggawanya untuk memperkuat Timnas U-23 di ajang Piala AFF U-23 2023.
Thumbnail video pun merupakan hasil editan alias rekayasa digital untuk mengelabui pengguna YouTube agar mau menonton video yang disuguhkan kanal YouTube SPORT NEWS.
Tidak ada kesesuaian antara klaim yang disebutkan dalam judul dan thumbnail video dengan narasi dalam isi konten.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa unggahan video kanal YouTube SPORT NEWS berjudul "NIAT BIKIN MALU TIMNAS!!SECARA RESMI PSSI CABUT IZIN KERJA THOMAS DOLL DAN BERNANDO TAVARES DI NKRI," merupakan kabar keliru.