Budiman Sujatmiko Tepis Dukungan ke Prabowo karena Idap Stockholm Syndrome

Suara Linimasa | Suara.com

Jum'at, 25 Agustus 2023 | 11:09 WIB
Budiman Sujatmiko Tepis Dukungan ke Prabowo karena Idap Stockholm Syndrome
Prabowo Subianto ; Budiman Sudjatmiko (Suara.com/Alfian Winanto)

LINIMASA - Budiman Sujatmiko membantah tudingan yang menyebut bahwa dukuangan dirinya terhadap Prabowo Subianto untuk maju sebagai capres di Pilpres 2024 bukan didasari faktor kondisi psikologis Stockholm Syndrome. 

Budiman Sujatmiko dikenal sebagai aktivis 1998. Ia pun merupakan salah satu pentolah Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang pada masa Orde Baru merupakan partai terlarang. 

Budiman mengaku dirinya tidak pernah berhadapan langsung dengan Prabowo--kala itu menjabat sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, di masa pergerakan mendapatkan reformasi itu. 

"Stockholm Syndrome itu tidak tepat karena saya juga tidak pernah berhadapan langsung dengan beliau saat itu," kata Budiman dalam siniar bersama Akbar Faizal, dikutip Jumat (25/8/2023)

Stockholm Syndrome sendiri bisa diartikan sebagai kondisi psikis di mana adanya ikatan emosional antara korban dengan penculikan dan menjadi simpatik.

"Pada masa itu, memang beliau mengakui mendapat perintah untuk menangkap saya dan yang menangkap saya pada 1996 banyak dari Badan Intelijen ABRI, bukan Kopassus," tambah dia.

Meski sempat kalah karena berhasil ditangkap pada 1996, tapi Budiman mengatakan gerakan mahasiswa dan para aktivis dari berbagai unsur berhasil menang dan membuat rezim Orde Baru di bawah kepemimpinan Soeharto senja kala pada 1998. 

Menurut Budiman, peran Prabowo kala itu hanya sebatas menjalankan perintah negara untuk melanggengkan keuasaan Presiden Soeharto. Di sisi lain, Budiman mengakui kalau tugas dirinya kala itu untuk meraih reformasi. 

"Setelah 25 tahun, ketika suatu bangsa sudah memadukan antara sejarah dengan panggilan negara, sudah demokratis, maka bangsa itu harus melakukan perubahan-perubahan prioritas agendanya," tutur Budiman.

"Prioritas 25 tahun lalu adalah kebebasan, prioritas hari ini adalah kemajuan dan untuk mencapai kemajuan, kita butuh persatuan. Bentuk-bentuk persatuan untuk kemajuan, butuh arah strategis, butuh kepemimpinan strategis," tandas dia.

Diberitakan sebelumnya,  Budiman dipecat dari PDIP lantaran menyatakan dukungannya terhadap Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Pernyataan tersebut tidak sesuai dengan keputusan partai yang mengusung kadernya sendiri, Ganjar Pranowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Opsi Budiman Sujatmiko Jika Dipecat PDIP, Menjomblo hingga Gabung PSI atau Gerindra

Opsi Budiman Sujatmiko Jika Dipecat PDIP, Menjomblo hingga Gabung PSI atau Gerindra

| Rabu, 23 Agustus 2023 | 11:00 WIB

FPI Ogah Dukung Prabowo Lagi di Pilpres 2024, Ini Alasannya

FPI Ogah Dukung Prabowo Lagi di Pilpres 2024, Ini Alasannya

| Senin, 21 Agustus 2023 | 20:03 WIB

Prabowo Bajak Budiman Sujatmiko, PDIP Sebut Gerindra Pakai Politik Adu Domba

Prabowo Bajak Budiman Sujatmiko, PDIP Sebut Gerindra Pakai Politik Adu Domba

| Senin, 21 Agustus 2023 | 11:36 WIB

Terkini

Cinta Habis di Orang Lama: Romansa Pahit ala The Girl Called Feeling

Cinta Habis di Orang Lama: Romansa Pahit ala The Girl Called Feeling

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:00 WIB

Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off

Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:54 WIB

Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!

Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:52 WIB

Misteri Berdarah di Istana Joseon: Intrik Politik dalam The Red Palace

Misteri Berdarah di Istana Joseon: Intrik Politik dalam The Red Palace

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:50 WIB

PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah

PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:48 WIB

Wali Kota Makassar Tegaskan SPMB 2026 Anti Curang, Sistem Canggih dan Transparan

Wali Kota Makassar Tegaskan SPMB 2026 Anti Curang, Sistem Canggih dan Transparan

Sulsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:48 WIB

Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik

Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:47 WIB

Biaya Laundry 1 Pakaian Dalam Rudy Mas'ud Rp40 ribu, Warganet Kaget: Sempaknya Titan Kah?

Biaya Laundry 1 Pakaian Dalam Rudy Mas'ud Rp40 ribu, Warganet Kaget: Sempaknya Titan Kah?

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:46 WIB

OnePlus Ace 6 Ultra Resmi Rilis, Usung Dimensity 9500 dan Baterai Raksasa

OnePlus Ace 6 Ultra Resmi Rilis, Usung Dimensity 9500 dan Baterai Raksasa

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:45 WIB

Modal Cerita Kosong, Mortal Kombat II Bukti Hollywood Salah Arah

Modal Cerita Kosong, Mortal Kombat II Bukti Hollywood Salah Arah

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:45 WIB