Taubat akan diterima oleh Allah jika syarat-syarat tersebut terpenuhi. Namun, selain itu, disarankan agar manusia senantiasa beristighfar dan bertaubat setiap hari untuk menghindari dosa dan kesalahan yang mungkin tidak disadari.
Hal ini termaktub dalam kitab al-Risalah al-Qusyairiyah Imam Abi al-Qusyairy berbunyi: "Bahwa syarat sampai diakui sebagai tobat yakni melingkupi tiga hal. Pertama, menyesali kesalahan yang telah dilakukan. Kedua, meninggalkan kesalahan dalam keadaan apapun dan ketiga menetapkan atau berjanji tidak akan mengulangi perbuatan maksiat serupa. Maka rukun-rukun ini adalah wajib, agar tobatnya menjadi sah". (Imam Abi al-Qasim al-Qusyairy, al-Risalah al-Qusyairiyah, Jakarta, Dar al-Kutub al-Islamiyah, 2011, halaman: 127.)