Venna Melinda sudah bisa menceritakan kronologi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya, Ferry Irawan, di sebuah hotel di Kediri, pada Minggu (8/1/2023).
Didampingi kuasa hukumnya, Hotman Paris, Venna Melinda menceritakan detik-detik ia berusaha menyelamatkan diri dari kekerasan yang dilakukan Ferry Irawan.
Dikutip dari akun Instagram @lambe_danu_official99, Jumat (13/1/2023), di hadapan awak media, Venna bercerita bahwa sempat berusaha ingin menelepon untuk mencari pertolongan. Namun, ponselnya direbut oleh Ferry Irawan. Sang suami juga menghalanginya ketika Venna ingin mengambil telepon hotel.
Namun ia bersyukur karena sempat berhasil keluar kamar hotel, dan meminta pertolongan kepada seorang petugas kebersihan yang sempat ditemuinya.
"Kemudian saya berhasil keluar ke koridor, Allah yang membuat saya bisa lari sedemukian kencang. Saya keluar ke koridor hotel," kata Venna Melinda.
"Saya minta minta tolong, nggak ada yang nolongin. Sampe saya di depan lift, saya ketemu mbak-mbak bagian kebersihan. Dia melihat saya berdarah-darah," lanjut Vena Melinda.
Namun, tak lama Ferry Irawan berhasil muncul, dan menyuruh petugas tersebut untuk mundur.
"Tapi sebelum mundur, saya bilang ke mbaknya, 'Mbak, tolong panggil polisi, tolong panggil polisi'," demikian cerita Venna Melinda.
Dan yang membuat Venna Melinda kecewa adalah, begitu petugas hotel datang, dan ditanya ada apa, Ferry Irawan malah bilang, 'Bukan saya pelakunya'.
Baca Juga: Jangan Terlena! Jalur Solo-Selo-Borobudur Tawarkan Panorama Eksotis, Namun Rawan Longsor
"Di situ saya kecewa. Sebagai seorang perempuan, anggaplah suami khilaf. Tapi kalau dia sayang sama istrinya, dia melihat istrinya berdarah-darah, dia tidak akan menghalang-halangi," kata Venna Melinda.
Warganet yang geram dengan perlakuan Ferry Irawan, langsung membanjiri kolom komentar.
"Dah gak ngasih jatah lahir, minta jatah batinnya ngelunjak," komentar warganet.
"Gilakkk, kok bisa-bisanya Ferry gak ngaku padahal yang di dalam kamar tersebut cuma berdua," komentar warganet yang lain.