Putri Candrawathi dituntut delapan tahun penjara terkait kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J)
"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Putri Candrawathi dengan pidana penjara selama delapan tahun," kata Jaksa Didi Aditya Rustanto dalam sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu.
Dalam kesempatan tersebut, di hadapan Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso, Jaksa menyatakan terdakwa Putri Candrawathi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Jaksa mengungkapkan, hal yang memberatkan tuntutan Putri Candrawathi adalah perbuatan menghilangkan nyawa Brigadir J, dinilai berbelit-belit, tidak mengakui, dan tidak menyesali perbuatan-perbuatannya dalam memberikan keterangan di depan persidangan.
"Akibat perbuatan terdakwa menimbulkan keresahan dan kegaduhan yang meluas di masyarakat," ujar jaksa menambahkan.
Adapun hal meringankan bagi Purti Candrawathi ialah tidak pernah dihukum dan berlaku sopan di persidangan.
Kabar bahwa Jaksa menuntut Putri Candrawathi 8 tahun penjara rupanya menjadi perhatian publik.
Pada sebuah unggahan akun instagtam @lambe_turah, sejumlah warganet mengungkapkan kekecewaannya atas tuntutan yang dinilai terlalu ringan tersebut.
"GPP DIDUNIA CUMA 8 TAHUN, TAPI DIAKHIRAT INSYAALLAH SELAMANYA" ujar akun @Hhannuum.
"Seharusnya PC dituntut seumur hidup sama seperti FS karena dia adalah biang utama permasalahan" kata @suarabergema2.id.
"Astagaaaa…angelina sondakh aj kasus korup dihukum lbh 10 thn,ini kasus pembunuhan berencana cm 8 thn." ungkap @uda_fitri.
"Muke Gile cuma 8 th ,mhon maaf pak JPU/hakim curiga anda dapat bansos nih ,Curiga lo yah curiga bukan menuduh" papar @rlindella.