Kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo dan sejumlah orang lainnya masih menyita perhatian publik hingga saat ini.
Baru-baru ini beredar kabar yang menarasikan bahwa Ferdy Sambo disiksa sebelum menjalani eksekusi mati.
Kabar tersebut disebarkan oleh akun Youtube dengan 86,7 ribu pengikut bernama KANAL BERITA melalui sebuah video yang diunggah pada Selasa (21/3/2023).
"SAMBO RASAKAN APA YANG DIRASAKAN BRIGADIR J // DISIKS SEBELUM JALANI EKSEKUSI MTI ???" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Selasa (21/3/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"RASAKAN APA YANG BRIGADIR J RASAKAN
SAMBO DISIKSA HABIS SEBELUM DIEKSEKUSI MATI"
Namun begitu, apakah benar Ferdy Sambo disiksa sebelum dieksekusi mati?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, tidak ditemukan adanya keselarasan antara narasi dalam judul dan thumbnail dengan isi video.
Baca Juga: Punya Banyak Kain Sisa? Manfaatkan dengan 4 Cara Ini!
Video tersebut sama sekali tidak menampilkan atau menunjukkan bukti bahwa Ferdy Sambo disiksa sebelum dieksekusi mati.
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada kabar kredibel yang menyatakan Ferdy Sambo mendapatkan siksaan sebelum dieksekusi mati.
Sebagaimana diberitakan, Ferdy Sambo mendapatkan vonis hukuman mati dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Atas vonis tersebut, Ferdy Sambo mengajukan banding.
Pembacaan hasil banding yang diajukan Ferdy Sambo rencananya baru akan dibacakan pada 12 April 2023 mendatang.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Ferdy Sambo disiksa sebelum dieksekusi mati merupakan klaim yang tidak benar.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].