Beredar kabar yang menarasikan bahwa Mahfud MD membawa bukti baru kejahatan Kemenkeu dibeking oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Kabar tersebut disebarkan oleh akun Youtube dengan 333 ribu pengikut bernama RUANG INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 9 April 2023.
"MAHFUD MD BAWA BUKTI BARU KEJAHATAN KEMENKU DI BEKING JOKOWI" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Minggu (9/4/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"MAKIN MEMANAS !! MAHFUD MD BAWA BUKTI BARU KEJAHATAN KEMENKU DI BEKING JOKOWI"
Namun begitu, apakah benar Mahfud MD membawa bukti baru kejahatan Kemenkeu dibeking oleh Presiden Jokowi?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, tidak ditemukan adanya keselarasan antara narasi dalam judul dan thumbnail dengan isi video.
Video tersebut sama sekali tidak menampilkan atau menunjukkan bukti bahwa Mahfud MD membawa bukti baru kejahatan Kemenkeu dibeking oleh Jokowi.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Matheus Pato Cetak Brace, Borneo FC Hantam RANS Nusantara FC 4-2
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan Mahfud MD membawa bukti baru kejahatan Kemenkeu dibeking oleh Jokowi.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Mahfud MD membawa bukti baru kejahatan Kemenkeu dibeking oleh Jokowi merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].