Beredar kabar yang menarasikan bahwa terdapat jutaan massa yang menuntut Joko Widodo (Jokowi) untuk mundur demi memenangakan Anies Baswedan menjadi Presiden.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 26,4 ribu pengikut bernama LINTAS OPINI melalui sebuah video yang diunggah pada 1 Juni 2023.
"Detik-detik Jutaan amarah aksi mendidih !! tuntut Jokowi mundur demi menangkan anies presiden" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Kamis (1/6/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar thumbnail dengan narasi sebagai berikut:
"TANPA PERINTAH
AMARAH AKSI MENDIDIH
JUTAAN MASSA TUNTUT JOKOWI MUNDUR DEMI MENANGKAN ANIES PRESIDEN"
Namun begitu, apakah benar terdapat jutaan massa yang menuntut Jokowi untuk mundur demi menangkan Anies Baswedan menjadi Presiden?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait jutaan massa yang menggelar aksi menuntut Jokowi untuk mundur.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa terdapat jutaan massa yang menuntut Jokowi mundur demi menangkan Anies Baswedan menjadi Presiden.
Baca Juga: Jaehyun NCT Salim Cium Tangan ke Rafathar, Netizen: Gak Pernah Terpikirkan
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan terdapat jutaan massa menuntut Jokowi mundur demi menangkan Anies Baswedan menjadi Presiden.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan jutaan massa menuntut Jokowi mundur demi menangkan Anies Baswedan menjadi Presiden merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].