Beredar kabar yang menarasikan bahwa Anies Baswedan melakukan tindak pidana korupsi senilai Rp45 miliar dana Stadion JIS (Jakarta International Stadium).
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 327 ribu pengikut bernama PINTER POLITIK melalui sebuah video yang diunggah pada 9 Juli 2023.
"VIRAL ~ terbongkar!! Anies Baswedan korupsi dana stadion JIS ?" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Minggu (9/7/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"KORUPSI 45 MILIAR STADION JIS
TERNYATA ANIES BASWEDAN GUNAKAN UANG NYA UNTUK HAL INI"
Namun begitu, apakah benar Anies Baswedan korupsi Rp45 miliar dana Stadion JIS?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Anies Baswedan yang korupsi Rp45 miliar dana Stadion JIS.
Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Anies Baswedan korupsi Rp45 miliar dana Stadion JIS.
Baca Juga: Morfologi Kubah Barat Daya Gunung Merapi Berubah Akibat Guguran Lava dan Awan Panas
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau berita kredibel yang menyatakan bahwa Anies Baswedan korupsi Rp45 miliar dana Stadion JIS.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'KORUPSI 45 MILIAR STADION JIS, TERNYATA ANIES BASWEDAN GUNAKAN UANG NYA UNTUK HAL INI' merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].