Beredar kabar yang menarasikan bahwa Ustaz Abdul Somad (UAS) secara resmi telah mengambil alih Pondok Pesantren Al Zaytun usai Panji Gumilang ditetapkan menjadi tersangka.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 112 ribu pengikut bernama INFO VIRAL melalui sebuah video yang diunggah pada 7 Juli 2023.
"Gempar Pagi Ini!! US Ambil Alih Ponpes Al Zaytun, Usai Panji jadi T£rsangka" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Selasa (11/7/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"PANJI JADI TERSANGKA!!
UAS RESMI AMBIL ALIH PONPES AL ZAYTUN"
Namun begitu, apakah benar UAS resmi ambil alih Ponpes Al Zaytun usai Panji Gumilang ditetapkan jadi tersangka?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait UAS yang resmi ambil alih Ponpes Al Zaytun usai Panji Gumilang ditetapkan jadi tersangka.
Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Panji Gumilang telah ditetapkan menjadi tersangka.
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau berita kredibel yang menyatakan bahwa UAS resmi ambil alih Ponpes Al Zaytun dan Panji Gumilang ditetapkan jadi tersangka.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'Gempar Pagi Ini!! US Ambil Alih Ponpes Al Zaytun, Usai Panji jadi T£rsangka' merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].