RAPBN 2027: Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Rp 632 Triliun, Tertinggi Sejak 2022

Dicky Prastya

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:12 WIB
RAPBN 2027: Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Rp 632 Triliun, Tertinggi Sejak 2022
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidato. (Dokumentasi Setneg)
baca 10 detik
  • Pemerintah menyiapkan anggaran Belanja Perpajakan sebesar Rp632,0 triliun dalam RAPBN 2027 untuk mendukung pembangunan nasional.
  • Proyeksi anggaran tahun 2027 tersebut meningkat 9,6 persen jika dibandingkan dengan outlook APBN 2026 sebesar Rp576,4 triliun.
  • Kebijakan fiskal tersebut bertujuan menjaga daya beli masyarakat, memperkuat iklim investasi, serta mendukung pengembangan UMKM.

Suara.com - Pemerintah menyiapkan Belanja Perpajakan sebesar Rp 632,0 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak 2022.

Bagi yang belum tahu, Belanja Perpajakan merupakan salah satu instrumen kebijakan fiskal yang digunakan Pemerintah untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Kebijakan ini dirancang secara terukur dengan mempertimbangkan berbagai dinamika perekonomian, baik global maupun domestik, serta kebutuhan masing-masing sektor dalam perekonomian.

Berdasarkan Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN Tahun Anggaran 2027, proyeksi Belanja Perpajakan mencapai Rp 632,0 triliun atau naik 9,6 persen dari outlook APBN 2026 sebanyak Rp 576,4 triliun.

"Melalui pemberian insentif perpajakan, Pemerintah berupaya menjaga daya beli masyarakat, memperkuat iklim investasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)," tulis dokumen tersebut, dikutip Selasa (18/8/2026).

Kenaikan ini sesuai dengan tren Belanja Perpajakan di tahun-tahun sebelumnya. Pada 2022, anggaran Belanja Perpajakan mencapai Rp 318,4 triliun atau naik 14,4 persen yoy.

Kemudian pada 2023, angkanya naik Rp 352,4 triliun atau 10,7 persen yoy. Begitu pula di 2024 dan 2025 dengan kenaikan masing-masing Rp 398,4 triliun (13,0 persen yoy) dan Rp 521,5 triliun (30,9 persen yoy).

Khusus tahun ini, Belanja Perpajakan diperkirakan Rp 576,4 triliun atau tumbuh 10,5 persen dari outlook APBN 2026.

Insentif pajak buat apa?

Berdasarkan jenis pajak, belanja perpajakan masih didominasi oleh fasilitas di bidang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang memberikan kontribusi lebih dari setengah total estimasi belanja perpajakan.

baca juga

Pada tahun 2025, nilai belanja perpajakan PPN dan PPnBM tercatat sebesar Rp321,9 triliun atau 61,7 persen dari total belanja perpajakan. Dari nilai tersebut, 24,5 persen berasal dari fasilitas PPN dibebaskan atas barang kebutuhan pokok dan hasil perikanan dan kelautan.

Sedangkan 14,5 persen berasal dari fasilitas PPN tidak wajib dipungut, disetor, dan dilaporkan oleh pengusaha kecil dengan omzet tidak lebih dari Rp4,8 miliar per tahun.

Sementara itu, belanja perpajakan dari jenis Pajak Penghasilan (PPh) mencapai Rp163,0 triliun atau 31,3 persen dari total estimasi belanja perpajakan.

Fasilitas dengan nilai belanja perpajakan terbesar pada kelompok ini antara lain berupa fasilitas PPh final bagi UMKM dan pembebasan PPh atas dividen yang diterima oleh Wajib Pajak Dalam Negeri.

Kemudian Belanja perpajakan dari Bea Masuk dan Cukai mencapai Rp35,5 triliun atau 6,82 persen dari total belanja perpajakan.  

Berdasarkan sektor pemanfaatannya, sektor industri pengolahan masih menjadi penerima manfaat belanja perpajakan terbesar pada tahun 2025 dengan nilai sebesar Rp130,6 triliun atau 25,1 persen dari total belanja perpajakan.

Tingginya nilai belanja perpajakan pada sektor ini terutama berasal dari fasilitas perpajakan yang dimanfaatkan oleh pelaku usaha dengan omzet di bawah Rp4,8 miliar per tahun, pembebasan Bea Masuk pada Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, serta pembebasan Bea Masuk atas impor barang modal.

Sektor terbesar berikutnya yang memanfaatkan fasilitas belanja perpajakan adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yang memberikan kontribusi sebesar 11,8 persen dari total belanja perpajakan dan terutama berasal dari fasilitas pembebasan atas hasil perikanan dan kelautan dan barang kebutuhan pokok.

Selain itu, sektor ‘Lainnya’ serta sektor perdagangan juga merupakan penerima manfaat utama belanja perpajakan dengan kontribusi masing-masing sebesar 10,4 persen dan 10,1 persen dari total belanja perpajakan.

Sementara untuk tujuan kebijakannya, porsi terbesar belanja perpajakan pada tahun 2025 masih ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan kontribusi sebesar 55,8 persen dari total belanja perpajakan.

UMKM memperoleh manfaat belanja perpajakan sebesar Rp84,6 triliun atau 16,2 persen dari total belanja perpajakan melalui berbagai insentif yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan usaha dan memperkuat daya saing pelaku UMKM.

Di sisi lain, Pemerintah juga memberikan dukungan dalam rangka memperkuat iklim investasi dan mendukung dunia usaha melalui pemberian berbagai fasilitas perpajakan, antara lain tax holiday, tax allowance, dan penurunan tarif PPh bagi perseroan terbuka, dengan nilai sebesar Rp145,9 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RAPBN 2027: Daftar 10 Kementerian Lembaga dengan Anggaran Tertinggi, BGN Pertama Tapi Dipangkas

RAPBN 2027: Daftar 10 Kementerian Lembaga dengan Anggaran Tertinggi, BGN Pertama Tapi Dipangkas

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:48 WIB

Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026

Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:03 WIB

RAPBN 2027: Purbaya Turunkan Target Setoran Bea Cukai Jadi Rp 316,6 Triliun, Minus Rp 4 Triliun

RAPBN 2027: Purbaya Turunkan Target Setoran Bea Cukai Jadi Rp 316,6 Triliun, Minus Rp 4 Triliun

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Anggaran Subsidi Energi Naik di RAPBN 2027, Program B50 Dinilai Belum Sukses

Anggaran Subsidi Energi Naik di RAPBN 2027, Program B50 Dinilai Belum Sukses

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:40 WIB

RAPBN 2027: Target Penerimaan PPN dan PPnBM Naik Jadi Rp 1.126,1 Triliun, Tumbuh 13,4%

RAPBN 2027: Target Penerimaan PPN dan PPnBM Naik Jadi Rp 1.126,1 Triliun, Tumbuh 13,4%

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Anggaran Subsidi Energi 2027 Ditambah, Harga LPG 3 Kg dan Tarif Listrik Tak Naik

Anggaran Subsidi Energi 2027 Ditambah, Harga LPG 3 Kg dan Tarif Listrik Tak Naik

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Terkini

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:15 WIB

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Berapa Besaran BSU 2026? Cek Pakai NIK Lewat bsu.kemnaker.go.id

Berapa Besaran BSU 2026? Cek Pakai NIK Lewat bsu.kemnaker.go.id

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Sinopsis Sunshine through the Rain, Dracin Terbaru Yang Chao Yue dan Winwin

Sinopsis Sunshine through the Rain, Dracin Terbaru Yang Chao Yue dan Winwin

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Densus 88 Ringkus 12 Tersangka Terorisme, Diduga Terkait Jaringan Daulah Islamiyah

Densus 88 Ringkus 12 Tersangka Terorisme, Diduga Terkait Jaringan Daulah Islamiyah

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Sepatu Ortuseight Hyperblast 2.1 Cocok untuk Apa? Cek Teknologi dan Harganya

Sepatu Ortuseight Hyperblast 2.1 Cocok untuk Apa? Cek Teknologi dan Harganya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Jejak Garang Spesialis Reserse, Irjen Hengki Resmi Duduki Kursi Kapolda Jabar

Jejak Garang Spesialis Reserse, Irjen Hengki Resmi Duduki Kursi Kapolda Jabar

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:41 WIB

×