Pencoretan pemain dalam seleksi timnas selalu menjadi hal yang menarik untuk diikuti. Baru-baru ini, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, mengumumkan keputusan penting terkait seleksi pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2023.
Diketahui bahwa ada 6 pemain diaspora yang dipanggil untuk mengikuti seleksi tersebut, namun hanya satu nama yang berhasil lolos. Empat pemain diaspora lainnya harus mengakhiri perjuangan mereka dan dipastikan dicoret dari timnas U-17.
Berikut adalah empat pemain diaspora yang disinyalir telah dicoret dari seleksi pemain Timnas Indonesia U-17:
1. Madrid Augusta
Pemain klub amatir Belanda, AFC 34 Alkmaar, bernama Madrid Augusta juga harus mengalami kekecewaan saat namanya dicoret dari seleksi. Madrid adalah pemain penyerang sayap berusia 16 tahun. Sebelumnya, dia juga pernah mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-16 pada Juni 2021.
2. Aaron Nathan Ang
Aaron Nathan Ang, kiper berusia 16 tahun yang lahir di Jakarta pada 12 April 2007, merupakan salah satu pemain diaspora yang ikut dalam seleksi Timnas Indonesia U-17 di Jakarta. Sayangnya, kabar yang beredar menyebutkan bahwa namanya termasuk dalam daftar pemain yang dicoret. Aaron bermain untuk tim Youth FC Nottingen U-18 di Liga Jerman kasta 4.
3. Staffan Horito
Di posisi kedua, ada Staffan Qabiel Horito. Saat ini, dia bermain untuk Academy Sant Cuggat, sebuah klub yang berkompetisi di kasta keenam Liga Spanyol. Staffan telah berlaga dalam 34 pertandingan bersama Sant Cugat FC, dimana dia menjadi starter dalam 30 pertandingan.
Baca Juga: Mario Teguh Sebut Dirinya Difitnah, Tak Pernah Terima Uang Rp5 Miliar dari Pengusaha Skin Care
4. Mahesa Ekayanto
Terakhir, ada nama Mahesa Ekayanto, seorang pemain bertahan berusia 16 tahun yang bermain untuk FC Dordrecht di kasta kedua Liga Belanda. Mahesa memiliki postur tubuh yang tinggi, mencapai 182 cm, dan kedua orangtuanya merupakan warga negara Indonesia (WNI).
Meskipun keempat pemain diaspora ini harus meninggalkan seleksi timnas U-17, perjalanan mereka masih panjang dan mereka tetap memiliki kesempatan untuk berkembang dan mengejar impian mereka dalam sepak bola.
Seleksi timnas selalu menjadi bagian dari proses pembentukan tim terbaik untuk mewakili negara dalam ajang internasional, dan semoga mereka dapat terus berusaha dan meraih prestasi gemilang di masa depan.