Disiplin Wajib Dicontoh, Inilah Tim BRI Liga 1 2023/2024 yang Sejauh Ini Belum Kena Sanksi

Mamagini Suara.Com
Selasa, 15 Agustus 2023 | 08:25 WIB
Disiplin Wajib Dicontoh, Inilah Tim BRI Liga 1 2023/2024 yang Sejauh Ini Belum Kena Sanksi
Bhayangkara Presisi Indonesia FC saat bertamu lawan PSS Sleman. (PSSleman.id)

Setiap peserta  BRI Liga 1 2023/2024 telah menjalani tujuh pertandingan sejak dimulainya kompetisi pada awal Juli 2023.

Dalam rangkaian tujuh pertandingan yang dihadapi oleh setiap tim, beberapa tim telah meraih hasil yang baik, sementara beberapa lainnya harus menerima hasil yang kurang memuaskan.

Tak melulu tentang perolehan poin di tabel klasemen, baik buruknya hasil yang diraih oleh setiap peserta Liga 1 2023/2024 juga dapat dinilai dari segi denda yang diberikan kepada masing-masing tim.

PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir telah memperketat aturan dan menerapkan sanksi berupa denda kepada tim-tim Liga 1 yang melanggar aturan.

Denda ini diberikan dalam berbagai kasus, mulai dari larangan hadirnya suporter tim tamu, perilaku pemain di lapangan, hingga pelanggaran aturan tertulis oleh tim.

Hingga putaran ke-7, 18 klub Liga 1 2023/2024 telah mengumpulkan total denda sebesar Rp1,405 miliar sebagai akibat dari pelanggaran aturan yang dilakukan oleh beberapa tim.

Mayoritas denda ini dikenakan karena pelanggaran aturan terkait larangan hadirnya suporter tim tamu ketika tim tersebut bermain di kandang lawan.

Sedangkan sebagian kecil berasal dari tindakan tidak disiplin oleh pemain dan panpel pertandingan yang dinilai melanggar aturan tertulis.

Dalam catatan hingga putaran ke-7, sebagian besar klub yang berkompetisi di Liga 1 2023/2024 telah dikenai denda oleh Komdis PSSI karena pelanggaran-pelanggaran aturan.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Langkah Ini Atasi Kualitas Udara Buruk di Jabodetabek

Namun, dari 18 klub tersebut, hanya ada dua tim yang diketahui belum pernah dikenai denda sama sekali. Tim-tim mana sajakah itu?

1. Bhayangkara Presisi Indonesia FC

Bhayangkara Presisi Indonesia atau Bhayangkara FC merupakan salah satu tim yang hingga putaran ke-7 Liga 1 2023/2024 belum pernah menerima sanksi denda.

Namun, sayangnya, performa baik di luar lapangan ini tidak sejalan dengan penampilan tim yang dikenal sebagai The Guardian saat bermain di lapangan.

Juara Liga 1 2017 ini terpaksa harus berada di zona terbawah klasemen, tepatnya di posisi ke-17, setelah hanya meraih empat poin dari delapan pertandingan yang telah dijalani.

2. Persikabo 1973

Tim Persikabo 1973 juga masih belum pernah mendapatkan sanksi denda dari Komdis PSSI hingga putaran ke-7 Liga 1 2023/2024.

Tim yang dikenal dengan sebutan Laskar Padjajaran ini dianggap sebagai tim yang patuh terhadap aturan yang ditetapkan oleh Komdis PSSI dalam tujuh putaran awal Liga 1 2023/2024.

Namun, sayangnya, pencapaian positif ini tidak berbanding lurus dengan performa mereka di atas lapangan.

Persikabo 1973 harus berada di posisi ke-15 karena hanya berhasil mengumpulkan delapan poin dari delapan pertandingan yang telah dijalani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI