Beda Level, Begini Kata 3 Pemain Bola yang Pernah Cicipi Liga Malaysia dan Indonesia

Mamagini | Suara.com

Minggu, 13 Agustus 2023 | 19:25 WIB
Beda Level, Begini Kata 3 Pemain Bola yang Pernah Cicipi Liga Malaysia dan Indonesia
Kim Kurniawan, pemain PSS Sleman yang berkompetisi di BRI Liga 1. (Instagram)

Tiga pesepakbola hasil binaan Liga Malaysia bersatu dalam pandangan bahwa BRI Liga 1 Indonesia saat ini memiliki kualitas yang lebih unggul jika dibandingkan dengan Liga Malaysia.

Meskipun pernyataan ini datang dari tiga pesepakbola asing, fakta dan statistik justru menunjukkan hal yang bertolak belakang.

Prestise Liga 1 mengalami penurunan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Dalam skala Asia Tenggara, Liga Indonesia saat ini hanya mampu berada di peringkat keenam.

Namun demikian, peringkat yang kurang memuaskan tersebut tidak membuat tiga pesepakbola hasil binaan Liga Malaysia ini beranggapan bahwa Liga Indonesia tidak memiliki kualitas yang baik.

Lalu, siapa saja pesepakbola binaan Liga Malaysia yang berpendapat bahwa Liga Indonesia lebih baik? Ini rangkumannya dikutip dari Bolatimes.

1. Junior Eldsdal

Bek Timnas Malaysia yang pernah bermain untuk Johor Darul Takzim mengakui bahwa BRI Liga 1 memiliki kualitas terbaik saat ini.

Pemain yang direkrut oleh Dewa United ini menegaskan bahwa Liga Indonesia saat ini adalah yang terbaik. Ia menyoroti persaingan yang sangat ketat di dalamnya.

"Ada banyak kualitas yang saya lihat dari pelatih dan rekan-rekan di Dewa United. Saya sangat senang dengan lingkungan di sini," kata Junior Eldsdal yang dikutip dari Makanbola pada Rabu (9/8/2023).

"Indonesia sekarang memang memiliki liga terbaik. Banyak tim yang mampu meraih kemenangan, tetapi juga ada yang mengalami kekalahan," tambahnya.

2. Christian Rontini

Pemain yang pernah membela tim Penang dan Kelantan di Liga Malaysia ini mengatakan bahwa kualitas Liga Indonesia lebih unggul dibandingkan dengan Malaysia.

Pemain yang bergabung dengan Persita Tangerang ini berpendapat bahwa struktur tim sepak bola di Indonesia lebih teratur. Sebaliknya, di Malaysia, ia melihat adanya kesenjangan besar antara sepuluh tim terbawah dan lima tim teratas.

"Pada dasarnya, tingkat tim berbeda, karena di Indonesia ada struktur yang lebih teratur. Di Malaysia, saya melihat kesenjangan besar antara sepuluh tim terbawah dan lima tim teratas," ujar Rontini yang dikutip melalui akun Instagram @seputargaruda pada Kamis (20/7).

"Namun, di Indonesia, semua tim memiliki tingkat yang sejajar. Oleh karena itu, kompetisinya lebih menarik, semua tim memiliki peluang menjadi juara liga. Inilah yang membuat Liga Indonesia begitu menarik," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bek Timnas Indonesia Diburu Klub Turki, Media Malaysia Ikut Heboh

Bek Timnas Indonesia Diburu Klub Turki, Media Malaysia Ikut Heboh

| Minggu, 13 Agustus 2023 | 17:02 WIB

Akhirnya Timnas Indonesia U-17 Raih Kemenangan di Uji Coba, Pemain Keturunan Ini Jadi Kunci

Akhirnya Timnas Indonesia U-17 Raih Kemenangan di Uji Coba, Pemain Keturunan Ini Jadi Kunci

| Minggu, 13 Agustus 2023 | 15:47 WIB

Pernah Bawa Timnas Raih Medali Emas SEA Games, Pemain Ini Optimis Sambut Piala AFF U-23 Bareng Shin Tae-yong

Pernah Bawa Timnas Raih Medali Emas SEA Games, Pemain Ini Optimis Sambut Piala AFF U-23 Bareng Shin Tae-yong

| Minggu, 13 Agustus 2023 | 13:54 WIB

Terkini

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:43 WIB

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:22 WIB

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

Sumut | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:21 WIB

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Kalbar | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:02 WIB

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:00 WIB

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:43 WIB

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:34 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Jatim | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:14 WIB

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:05 WIB

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:03 WIB