Cuaca panas di sebagian besar wilayah Indonesia bisa memicu berbagai masalah kesehatan, termasuk kesehatan kulit pada bayi.
Pernah dengar dermatitis atopic? Pada bayi, masalah kulit ini ditandai dengan kemunculan seperti ruam merah yang diiringi sensasi gatal di lekukan kulit, seperti di dalam siku, di belakang lutut, depan leher, atau area kulit mana pun yang tertekuk.
Nah, salah satu pemicunya adalah cuaca yang ekstrem, entah terlalu panas atau terlalu dingin.
Pasalnya, kondisi suhu udara yang terlalu ekstrem tersebut bisa memicu terjadinya iritasi yang akhirnya berujung dermatitis atopik.
Kenapa bisa begitu? Hal ini karena kulit bayi memiliki lapisan epidermis yang lebih tipis dibandingkan dengan kulit orang dewasa, sehingga membuat kulit bayi rentan terhadap iritasi dan kemerahan.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan bahwa dermatitis atopik atau eksim atopik adalah gangguan kulit yang paling sering terjadi pada anak-anak, terutama bayi.
Medical Consultant HDI, dr. Kristina Listiyani Aulia, mengatakan menjaga kebersihan bayi dan menjaga kebersihan kulit yang baik adalah penting untuk kesehatan secara keseluruhan.
"Bayi yang memiliki masalah kulit akan lebih rentan merasa tidak nyaman sepanjang hari. Jika demikian, kualitas tidur akan terganggu dan pada akhirnya dapat mengganggu proses pertumbuhan dan perkembangan di masa depan," katanya.
Bagaimana cara mengatasinya? Selain memakaikannya pakaian yang adem dan nyaman saat cuaca sedang panas, Ibu juga wajib menghindari kondisi kulit si kecil jadi kering, salah satunya dengan mengoleskan pelembap.
Baca Juga: Tegas, Happy Asmara Bantah Punya Hubungan Spesial dengan Gilga Sahid: Temenan Aja
Better Botanics Baby Soothing Cream dari HDI menggabungkan kelembutan dan manfaat baik dari propolis, madu, dan lilin lebah.
Produk ini juga menawarkan lima keunggulan seperti bahan formula yang lembut dan efektif; menenangkan dan menghidrasi kulit; memelihara dan melindungi; meminimalisir ruam dan iritasi; serta alami dan aman.