Video ibu tenggelamkan bayi di ember membuat gempar publik. Video tersebut menjadi viral setelah dibagikan di berbagai akun media sosial dan grup percakapan.
Dalam video tersebut, tampak seorang bayi yang baru berusia 3 bulan dimasukkan ke dalam ember yang penuh dengan air. Diduga, bayi tersebut hendak dimandikan.
Namun, alih-alih dipegangi, ibu tersebut membiarkan bayinya itu tenggelam di dalam ember yang penuh dengan air.
Sambil menangis, bayi tersebut tampak nyaris tenggelam. Tapi, sang ibu yang merekam aksinya itu justru tertawa melihat bayinya yang megap-megap seperti kesulitan bernapas.
Tak lama, sang ibu mengangkat bayinya itu, namun ia kembali menceburkannya ke dalam ember dengan posisi kepala tenggelam.
Video berdurasi 40 detik itu kemudian dikirimkan melalui Whatsapp kepada temannya. Diduga, temannya ini kemudian menyebarkannya ke media sosial hingga akhirnya viral.
Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) kemudian menelusuri asal muasal video tersebut, dan akhirnya bertemulah dengan A, sosok ibu yang memandikan bayinya dengan cara tak wajar tersebut.
Dikutip dari akun Instagram @frix.id, Pj Ketua Komnas PA, Lia Latifah, menyebut bahwa A diduga mengalami sindrom baby blues.
Diketahui, A memiliki tiga anak yang semuanya masih balita. Anak pertamanya berusia 4 tahun, kemudian anak kedua 3 tahun, dan yang terakhir berusia 3 bulan.
Baca Juga: Menu Makan Malam Sederhana: Apa Saja Bahan yang Diperlukan untuk Memasak Nasi Goreng Gila?
Kepada Komnas PA yang mendatangi kediamannya, A mengaku aksi ekstremnya memandikan bayi sampai tenggelam dan memvideokannya hanyalah bercanda.