Mahasiswa di Amerika Serikat Takut Unjuk Simpati ke Palestina, Karier Bisa Terenggut

Mamagini

Jum'at, 03 November 2023 | 17:08 WIB
Mahasiswa di Amerika Serikat Takut Unjuk Simpati ke Palestina, Karier Bisa Terenggut
Massa pro-Palestina. (Unsplash/Ehimetalor Akhere Unuabona)

Represi terhadap aksi unjuk simpati untuk warga Palestina rupanya cukup tinggi di Amerika Serikat

Menurut laporan dari Al Jazeera, rupanya banyak pengunjuk rasa yang masa depannya rawan tersandera, khususnya pada mahasiswa atau freshgraduate.

Hal ini disebabkan adanya ketakutan akan penolakan saat mencari kerja cuma gara-gara menyatakan dukungan untuk Palestina.

Mohammed, seorang mahasiswa Universitas Cornell yang meminta untuk disebut dengan nama samaran, sangat berhati-hati dalam menghadiri demonstrasi pro-Palestina.

"Orang-orang merasa takut sampai-sampai mereka tidak mau menghadiri demonstrasi lagi," kata Mohammed. 

"Orang-orang khawatir tentang masalah pekerjaan."

Ketika demonstrasi terus berlanjut di seluruh Amerika Serikat, para pengunjuk rasa yang berdemonstrasi untuk perjuangan Palestina menjadi semakin gelisah dengan dampak profesional yang mungkin mereka hadapi dalam mengekspresikan pikiran mereka.

Ketakutan tersebut telah terwujud dalam beberapa kasus terkenal. Pada 22 Oktober, seorang agen papan atas Hollywood mengundurkan diri dari dewan Creative Artists Agency (CAA) di tengah-tengah reaksi keras setelah ia membandingkan tindakan Israel dengan "genosida" di media sosial.

Dan pada 26 Oktober, editor majalah Artforum dipecat setelah dia menerbitkan surat terbuka dari para seniman yang menyerukan "diakhirinya pembunuhan dan melukai semua warga sipil".

baca juga

Namun para ahli mengatakan bahwa para mahasiswa merupakan menjadi yang paling rentan kena diskriminasi.

Mereka sering kali hanya memiliki sedikit pengalaman dan jaringan profesional yang tidak terlalu luas untuk dijadikan batu loncatan jika mereka menghadapi reaksi keras dalam karir mereka yang baru saja dimulai.

Bagi Mohammed, efeknya adalah pembungkaman. Ia menyadari bahwa rekan-rekannya "tidak ingin berada di garis depan" dan membatasi advokasi publik mereka karena takut mereka juga akan kehilangan kesempatan profesional.

"Saya kira orang-orang hanya berpikir, 'Apa pun yang kita lakukan, kita akan selalu dijelek-jelekkan. Jadi apa gunanya berbicara?" pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selebgram Dara Arafah Berhasil Kumpulkan Banyak Donasi untuk Palestina, Rp700 Juta Dalam 3 Hari

Selebgram Dara Arafah Berhasil Kumpulkan Banyak Donasi untuk Palestina, Rp700 Juta Dalam 3 Hari

Mamagini | Jum'at, 03 November 2023 | 16:04 WIB

Like Postingan Gal Gadot, 10 Artis Tanah Air Dicap Pro Israel

Like Postingan Gal Gadot, 10 Artis Tanah Air Dicap Pro Israel

Mamagini | Rabu, 01 November 2023 | 13:36 WIB

Di Balik Konflik Palestina-Israel yang Kian Ngeri, Amerika Serikat Makin Panen Cuan

Di Balik Konflik Palestina-Israel yang Kian Ngeri, Amerika Serikat Makin Panen Cuan

Mamagini | Rabu, 25 Oktober 2023 | 12:48 WIB

Terkini

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video

Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video

Jabar | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:41 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

100 Tahun Naar de Republiek Indonesia: Menelanjangi Neokolonialisme 2026, Republik untuk Siapa?

100 Tahun Naar de Republiek Indonesia: Menelanjangi Neokolonialisme 2026, Republik untuk Siapa?

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:15 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Diskusi Dengan Ombudsman RI, Imigrasi Sumut Kedepankan Semangat 'Imigrasi untuk Rakyat'

Diskusi Dengan Ombudsman RI, Imigrasi Sumut Kedepankan Semangat 'Imigrasi untuk Rakyat'

Sumut | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:13 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB

Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?

Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?

Liks | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB