Atta Halilintar, seorang tokoh selebriti yang baru saja menjadi ayah untuk kedua kalinya, melakukan tindakan khusus yang disebut sebagai tahnik kepada putrinya yang baru lahir, Azura Humaira Nur Atta. Tahnik adalah metode memberikan makanan yang telah dikunyah, terutama makanan manis, kepada bayi yang baru lahir.
Dalam unggahan TikTok yang dibagikan oleh Aurel Hermansyah, istri Atta Halilintar, terlihat tangan Atta yang menempelkan sesuatu di mulut bayi Azura. Dalam proses ini, bayi menghisap madu manis yang ditempatkan di tangan Atta, yang kemudian mengundang perhatian dan pertanyaan banyak orang.
Tahnik, dalam konteks agama Islam, adalah tindakan sunnah yang dianjurkan. Para ulama ahli fikih sepakat bahwa memberikan sesuatu yang manis kepada bayi yang baru lahir merupakan tindakan yang dianjurkan. Dalam beberapa hadis, dijelaskan bahwa Rasulullah melakukan tahnik dengan memberikan kurma yang dikunyah kepada bayi yang baru lahir.
Hadis Abu Burdah dari Abu Musa Radhiyallahu anhu:
“Aku pernah dikaruniai anak laki-laki, lalu aku membawanya ke hadapan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , maka Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberinya nama Ibrâhîm dan mentahnîknya dengan sebiji kurma (tamr).” (Dikeluarkan oleh al-Bukhâri [5467, Fathul Bâri) Muslim (2145, Nawawi), Ahmad (4/399), al-Baihaqi dalam al-Kubra (9/305) dan asy-Syu’ab karya beliau (8621, 8622)].
Tahnik dapat dilakukan dengan menggunakan kurma kering (tamr), kurma basah (ruthab), atau makanan manis lainnya seperti madu. Ibnu Hajar, seorang ahli fikih, menyatakan bahwa yang lebih utama adalah menggunakan kurma kering, dan jika tidak tersedia, bisa digantikan dengan kurma basah atau makanan manis lainnya.
Dalam konteks keluarga Atta Halilintar, proses tahnik ini menjadi sorotan dan pujian banyak orang karena mengikuti ajaran agama Islam. Tindakan ini dianggap sebagai bentuk kebahagiaan dan keberkahan dalam kelahiran Azura Humaira Nur Atta.