Ananda Soebandono, kakak kandung Alyssa Soebandono, tiba-tiba menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah mengungkapkan keputusannya untuk meninggalkan agama Islam dan memeluk Kristen. Dalam sebuah video yang beredar di TikTok, Ananda menceritakan tentang reaksi keluarganya saat ia mengambil langkah berani ini.
Dalam video tersebut, Ananda dengan jujur mengakui bahwa awalnya keluarganya merespons dengan penolakan terhadap keputusannya. Dia menceritakan, "Mereka tidak terima, banyak penolakan. Tetapi, saya yakin bahwa Tuhan Yesus baik walaupun perkataan dari keluarga saya itu menyakitkan hati saya. Sangat tidak setuju dengan pilihan saya sampai ada caci maki, ada kebencian."
![Ananda Soebadono bersama Alyssa Soebadono. [Instagram]](https://media.suara.com/suara-partners/manado/thumbs/1200x675/2023/09/04/1-ananda-soebadono.jpg)
Untuk menghindari konflik yang lebih besar dengan keluarganya, Ananda akhirnya memutuskan untuk meninggalkan rumah dan hidup sendiri. Namun, orangtua Ananda merasa khawatir dan bahkan mencari bantuan dari orang-orang bijak untuk mencarinya.
Ananda menjelaskan, "Saya ngekos. Jaga jarak dengan keluarga. Saat saya menjaga jarak, orangtua mencari saya. Sampai orangtua itu bilang ke orangtua saya, dia tidak bisa melihat hati saya karena hati saya gelap."
![Ananda Soebandono bersama sang istri. [Instagram]](https://media.suara.com/suara-partners/manado/thumbs/1200x675/2023/09/04/1-ananda-soebandono-1.jpg)
Namun, pada suatu waktu, Ananda akhirnya bertemu dengan ayahnya. Saat itu, mereka berbicara dari hati ke hati, termasuk membahas keputusan Ananda untuk berpindah agama. Akhirnya, sang ayah berusaha untuk menghormati pilihan anaknya dan memberikan pesan yang mendukung.
Ananda menceritakan momen tersebut dengan haru, "Akhirnya ketemu (ayah), ngobrol gue ceritain kenapa gue bisa memutuskan menerima Tuhan Yesus. Ada kata-kata ayah yang tajam banget, 'Nanda, no matter what, I still love you, you are my son. Kalau ini hubungan kamu dengan Tuhan, lanjutkan'. Dan di situ gue nangis, 'Terima kasih Tuhan', keluarga gue bisa nerima siapa gue sekarang."