Selebgram Siskaeee belum lama ini menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait keterlibatannya sebagai talent PH film porno dengan judul film "Kramat Tunggak."
Proses pemeriksaan berlangsung selama kurang lebih enam jam, dan Siskaeee menjawab sebanyak 48 pertanyaan seputar perannya dalam film tersebut.
Dalam pertemuan dengan media di Polda Metro Jaya, Siskaeee mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan berjalan dengan lancar.
"Lancar ya, karena udah pernah di BAP jadi smooth. Total 48 (pertanyaan), seputar peran saya di film Kramat Tunggak," ucap Siskaeee.
Siskaeee kemudian membagikan kisah tentang awal mula dirinya ditawari untuk berperan dalam film tersebut. Ia mengungkapkan bahwa awalnya ia ditawari untuk bermain dalam film religi, dan proses syuting dilakukan selama bulan Ramadhan.
"Jadi gini, ada cuplikan saya pakai mukena kan, saya ambil film itu karena skenario yang diberikan kepada Siska itu memang berbentuk film religi, kita juga syuting di bulan Ramadan, dan keluar filmnya pas lebaran," ungkapnya.
Keputusan Siskaeee untuk menerima tawaran tersebut juga didasari oleh niatnya untuk mengubah citra negatif yang melekat pada dirinya melalui peran dalam film ini.
"Sinopsis pelacur yang bertobat di bulan Ramadan, jadi memang ada image yang ingin saya rubah di film tersebut, jadi ya udah ambil aja," jelasnya.
Perlu dicatat bahwa kontroversi seputar keterlibatan Siskaeee dalam film "Kramat Tunggak" mencuat beberapa waktu yang lalu dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Baca Juga: Gegara Sang Kekasih Tak Suka Gayanya, Lolly Bakal Preloved Dress Lama: Aku Kalo Pacaran Emang Nurut
Meskipun film tersebut digambarkan sebagai film religi dengan tema perubahan diri, banyak pihak yang tetap merasa kontroversi terkait dengan keterlibatan Siskaeee dalam industri film dewasa tetap menjadi sorotan.