Kemendes Ajak ASEAN Berkolaborasi Kembangkan Desa Wisata

Metro | Suara.com

Sabtu, 23 Juli 2022 | 01:32 WIB
Kemendes Ajak ASEAN Berkolaborasi Kembangkan Desa Wisata
Kemendes Ajak ASEAN Berkolabroasi Kembangkan Desa Wisata (Firman/Humas Kemendes PDTT)

Metro, Suara.com-Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menggelar Regional Forum on Village Resouces Management and Poverty Eradication di Obyek Wisata Semara Ratih, Desa Taro, Kabupaten Gianyar, Bali pada Kamis (21/7/2022).

Arah kebijakan dari kegiatan ini sesuai dengan Framework Action Plan on Rural Development and Poverty Eradication (FAP RDPE) 2021-2025 yang telah disepakati bersama antar 10 (sepuluh) negara ASEAN yang mengambil tema pengembangan desa wisata.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil, Provinsi Bali, Putu Anom Agustina mewakili Gubernur Provinsi Bali. Turut hadir secara virtual, Head of the Poverty Eradication and Gender Division dari ASEAN Secretariat Chusana Han.

Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Sugito mengatakan, Indonesia memiliki 74.961 Desa dengan topografi yang beragam mulai dari daratan yang luas, sampai dengan lautan dan pulau-pulau kecilnya. Selain itu, laju pertumbuhan penduduk yang terus bertambah 1,1% per tahun merupakan tantangan yang cukup besar dalam upaya pengentasan kemiskinan, pemenuhan kebutuhan dan pencapaian kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

"Salah satu sektor yang dapat mendongrak peningkatan ekonomi dalam pengentasan kemiskinan adalah sektor pariwisata yang juga sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan adanya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, perjalanan wisatawan nusantara, peningkatan penerimaan devisa, penyerapan tenaga kerja pariwisata, dan kenaikan indeks daya saing pariwisata Indonesia," kata Dirjen Sugito.

Pariwisata berbasis masyarakat merupakan level terendah dalam mengupayakan pengembangan sektor pariwisata, salah satunya adalah dengan pengembangan Desa Wisata. Hal ini dikarenakan adanya partisipasi masyarakat lokal dalam mengembangkan dan mengelola wisata yang terdapat di daerahnya dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat.

Pengembangan desa wisata yang dilakukan memiliki manfaat antara lain peningkatan taraf hidup masyarakat serta pelestarian budaya dan tradisi, peciptaan lapangan kerja baru, peningkatan keberadaan industri kecil dan menengah, serta perluasan promosi produk lokal. Hal ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi tingkatkehidupan warga masyarakat.

Dipaparkan Dirjen Sugito, data dari Pusdatin, Kementerian Desa PDTT, hingga tahun 2021 tercatat terdapat 57.273 BUMDes di seluruh Indonesia, dimana 5.043 BUMDes diantaranya mengelola Desa Wisata sebagai salah satu unit usahanya. Sebagai salah satu upaya untuk mendorong kebangkita Desa Wisata di Indonesia menuju Desa Maju dan Mandiri, Kementerian Desa PDTT menyelenggarakan Lomba Promosi Desa Wisata Nusantara Tahun 2022 yang dilaksanakan pada bulan Januari-Juni 2022.

Pada periode ini sebanyak 1.407 desa/BUMDes telah mendaftarkan potensi wisatanya ke dalam Aplikasi Desa Wisata Nusantara, yang selanjutnya telah terpilih 30 desa dengan peringkat tertinggi mendapatkan like dalam aplikasi Desa Wisata Nusantara dan telah menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia pada Juni 2022 lalu.

"Dalam agenda Regional Forum on Village Resources Management for Rural Development and Poverty Eradication, diharapkan kita mampu mengakomodir isu-isu desa dan perdesaan terutama terkait pengembangan desa wisata di Indonesia khususnya, dan di kawasan ASEAN pada umumnya," kata Dirjen Sugito.

Lewat forum ini ia mengajak membangun kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan seluruh stakeholder dalam pengembangan desa wisata dalam rangka pembangunan desa dan perdesaan agar mampu bersinergi dan memiliki daya saing sehingga memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara dan secara luas untuk kemajuan kawasan ASEAN," sambung Dirjen Sugito.

Sugito juga menekankan harapannya bahwa setiap anggota ASEAN dapat membangun kolaborasi lintas sektor lintas negara di dalam kawasan ASEAN untuk menciptakan pilot project bersama di tahun mendatang.

Selanjutnya, setiap negara dapat menetapkan 3 (tiga) lokasi pilot project bersama dalam rangka pengembangan desa wisata, pembelajaran bersama serta penyusunan paket wisata bersama diantara negara-negara di ASEAN. Dan yang terakhir menyampaikan permohonan agar ASEAN Secretariat dapat fasilitasi dan melakukan follow up hasil dari pertemuan ini sehingga dapat terwujud ASEAN Network dalam rangka pengembangan desa wisata bersama di tingkat regional ASEAN.

Pertemuan ini berlangsung secara hibrid yang melibatkan peserta luring maupun daring. Peserta luring dihadiri perwakilan peserta dari 3 negara ASEAN, yaitu Thailand, Vietnam dan Malaysia, serta segenap perwakilan dari K/L Pusat antara lain dari Kemenko PMK, Direktur Kerja Sama Sosial Budaya ASEAN dari Kementerian Luar Negeri, Kominfo, Direktur Rentek, Ditjen PDP dan Direktur PPKT, Ditjen PPKTrans dari Kementerian Desa PDTT.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendes PDT Dorong Desa Capai Status Desa Mandiri

Mendes PDT Dorong Desa Capai Status Desa Mandiri

| Jum'at, 22 Juli 2022 | 09:33 WIB

Lewat Survei Penilaian Integritas 2022, Kemendes Dukung Pemberantasan Korupsi

Lewat Survei Penilaian Integritas 2022, Kemendes Dukung Pemberantasan Korupsi

| Kamis, 21 Juli 2022 | 18:08 WIB

Indonesia Miliki 74.962 Desa Rawan Bencana Alam

Indonesia Miliki 74.962 Desa Rawan Bencana Alam

| Kamis, 21 Juli 2022 | 13:13 WIB

Terkini

Contek Gaya Anak Skena Tahun 80-an, Philips Hadirkan Audio Retro Futuristik

Contek Gaya Anak Skena Tahun 80-an, Philips Hadirkan Audio Retro Futuristik

Your Say | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:28 WIB

Link Resmi dan Syarat Pendaftaran Rekrutmen Polri 2026, Ini Cara Lengkapnya

Link Resmi dan Syarat Pendaftaran Rekrutmen Polri 2026, Ini Cara Lengkapnya

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:28 WIB

Xiaomi Resmi Hentikan MIUI Selamanya, Digantikan HyperOS, Lebih Canggih dan Terhubung

Xiaomi Resmi Hentikan MIUI Selamanya, Digantikan HyperOS, Lebih Canggih dan Terhubung

Tekno | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:28 WIB

Sisi Lain OnlyFans, 7 Pesohor Dunia Ini Pernah Jualan Konten Eksklusif

Sisi Lain OnlyFans, 7 Pesohor Dunia Ini Pernah Jualan Konten Eksklusif

Entertainment | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27 WIB

Duh! Dibujuk Tak Mempan, ODGJ di Selayar Nekat Bacok Polisi Pakai Kapak

Duh! Dibujuk Tak Mempan, ODGJ di Selayar Nekat Bacok Polisi Pakai Kapak

Sulsel | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27 WIB

Cara Pakai Toner Pad yang Benar, Panduan Lengkap untuk Kulit Glowing Maksimal

Cara Pakai Toner Pad yang Benar, Panduan Lengkap untuk Kulit Glowing Maksimal

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:24 WIB

Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:24 WIB

Polemik Kewarganegaraan Dean James dan Nathan Tjoe-A-On Makin Rumit, Bos Eredivisie Buka Suara

Polemik Kewarganegaraan Dean James dan Nathan Tjoe-A-On Makin Rumit, Bos Eredivisie Buka Suara

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:22 WIB

Soal WFH ASN, Pemprov Jateng Masih Kaji Penerapannya

Soal WFH ASN, Pemprov Jateng Masih Kaji Penerapannya

Jawa Tengah | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:20 WIB

Boikot Donald Trump dan Piala Dunia 2026 di Belanda Tembus 170 Ribu Tanda Tangan

Boikot Donald Trump dan Piala Dunia 2026 di Belanda Tembus 170 Ribu Tanda Tangan

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:17 WIB