Taman Rumah Wedana Upaya Menghidupkan Kembali Memori Kolektif Warga

Metro Suara.Com
Minggu, 28 Agustus 2022 | 10:04 WIB
Taman Rumah Wedana Upaya Menghidupkan Kembali  Memori Kolektif Warga
Taman Rumah Asisten Wedana (DPKP Metro)

Metro, Suara.com- Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Pertamanan dan Kawasan Permukiman (DPKP) membangun Taman Rumah Wedana yang di sekitar obyek cagar budaya Rumah Asisten Wedana.

Kepala DPKP Metro, Syachri Ramadhan menjelaskan pembangunan taman dibagian samping Rumah Asisten Wedana ini menurutnya memiliki dua dimensi yakni bagaimana upaya-upaya untuk memajukan dan memanfatkan cagar budaya sekaligus  mendorong lahirnya ruang-ruang publik.

"Seperti kita ketahui bersama rumah wedana ini merupakan salah satu  saksi perjalanan sejarah Kota Metro yang harus terus dijaga sebagai upaya melestarikan memori kolektif warga dan kami berupaya berpartisipasi sesuai dengan Tupoksi DPKP"jelasnya Sabtu (28/8/2022).

Ia menambahkan kedepan bila dikelola serius dan bersama-sama maka wisata sejarah dan cagar budaya di Metro yang lokasinya saling berdekatan dapat dikembangkan dalam paket-paket wisata yang dapat ditawarkan.

Bangunan Rumah Asisten Wedana Metro merupakan bangunan rumah tinggal sekaligus pusat pemerintahan resmi Asisten Kawedanaan Metro. Bangunan ini didirikan sebagai bagian dari pembangunan pusat kota dari Kolonisasi Sukadana di Metro yang dimulai pada tahun 1935 sekaligus menjadi tempat kedudukan dari seorang Asisten Wedana Metro setelah dipisahkan dari induk desanya Trimurjo pada 9 Juni 1937.

Syachri juga berharap kehadiran taman ini akan dilanjutkan dengan partisipasi publik lewat pemanfaatan oleh komunitas-komunitas yang ada.

"Jadi tidak sekedar dibangun taman tapi juga dapat dimanfaatkan oleh berbagai komunitas sebagai tempat kegiatan sehingga dapat dijaga secara bersama-sama,"ujarnya.

Terpisah,  Heri S Widarto dari TACB Metro mengapresiasi keterlibatan DPKP Metro dalam ikut memajukan pelestarian dan pemanfaatan cagar budaya yang ada di Kota Metro.

"Makin banyak OPD yang berkontribusi menandakan peningkatan kesadaran untuk bersama-sama ikut melestarikan dan memajukan cagar budaya yang ada di Kota Metro," ujarnya.

Baca Juga: Presidensi G20 Kenalkan Keanekaragaman Budaya Indonesia kepada Dunia

Heri menambahkan bahwa dalam satu tahun terakhir sejak kurun waktu 2021-2022 sudah tiga objek cagar budaya yang dimanfaatkan yakni Rumah Dokter yang menjadi Rumah Informasi Sejarah, Museum Mini Santa Maria dan kini Rumah Asisten Wedana.

"Menariknya pemanfaatan cagar budaya ini merupakan kombinasi antara partisipasi publik dan peran pemerintah, semoga hal ini mendorong terwujudnya visi kota yang berbudaya,"pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI