Kampus Berperan Dorong Evolusi Kewirausahaan Indonesia

Metro | Suara.com

Senin, 05 September 2022 | 09:56 WIB
Kampus Berperan Dorong Evolusi Kewirausahaan Indonesia
Teten Masduki (KemenkopUKM)

Metro, Suara.com- Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengatakan perguruan tinggi memegang peranan yang penting dalam upaya mendorong evolusi kewirausahaan Indonesia.

Hal tersebut dikatakan eten Masduki dalam Webinar Universitas Garut bertajuk “Bagaimana Membangun Ketahanan dan Pertumbuhan UMKM Hingga Mampu Melalui Disrupsi”, di Jakarta secara virtual, Sabtu (3/9).

Menurutnya  penting untuk bekerja sama dengan universitas untuk mendorong evolusi kewirausahaan dari UMKM yang masih dalam skala ekonomi subsisten atau hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga menjadi UMKM yang memiliki produk berbasis inovasi, teknologi, dan ilmu pengetahun.

Teten memaparkan setiap tahunnya Indonesia memiliki 3,5 juta angkatan kerja baru yang lulus dari sekolah sampai ke tingkat perguruan tinggi. Sebanyak 1,7 juta di antara jumlah tersebut merupakan sarjana. Dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang rata-rata mencatatkan angka 5 persen tiap tahunnya, hanya 2 juta lapangan kerja yang mampu disediakan.

Lebih lanjut, Menteri Teten mengatakan bahwa berdasarkan data dari KemenKopUKM, saat ini sebanyak 73 persen anak muda dari seluruh penduduk Indonesia ingin menjadi pebisnis, bukan lagi menjadi pegawai. Selain itu, survei CSIS (Centre for Strategic and International Studies) juga menyatakan bahwa lebih dari 70 persen anak muda ingin menjadi pebisnis. 

"Ini menjadi bahan penting bagi perguruan tinggi untu meredesain terutama fakultas bisnis dan ekonomi guna menyiapkan entrepreneur. Karena itu perguruan tinggi penting untuk menyiapkan para pelaku UMKM kita yang lebih berkela, perguruan tinggi harus mulai mengubah kurikulumnya, bukan lagi menciptakan sarjana yang ingin menjadi pegawai pemerintah atau swasta, tapi lebih ingin menjadi wirausaha,"ujarnya.

Saat ini menurut Teten KemenKopUKM juga tengah menyiapkan program 1 juta wirausaha mapan baru. Hal ini dilakukan karena meskipun jumlah UMKM Indonesia mencapai 64 juta lebih, persentase kewirausahaan Indonesia masih rendah atau hanya 3,18 persen. Targetnya, minimal jumlah persentase kewirausahaan ini dapat mencapai 3,95 persen sampai dengan 4 persen di tahun 2024.

Teten merasa perguruan tinggi perlu mengembangkan riset bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan juga memanfaatkan program Matching Fund dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk membuat riset yang hasil dapat dikomersialisasi kepada UMKM. 

"Pascapandemi ini kita bukan hanya ingin pulih tapi bertransformasi. Bank Dunia juga sudah mengingatkan kita bahwa Indonesia harus menyiapkan lapangan kerja yang berkualitas," katanya.

Sebagai pusat pembelajaran mahasiswa dan pengembangan ilmu, Menteri Teten menambahkan bahwa Indonesia dapat menjadikan University of Melbourne sebagai best practice terbaik yang telah menghadirkan Business Innovation Lab yang berfokus pada pengembangan UMKM serta pelatihan desain thinking bagi para mahasiswa untuk mengembangkan usahanya mulai dari studi kelayakan bisnis, product development, hingga international shipping atau ekspor yang didukung oleh alumni sebagai mentor.

Guna memperkuat kolaborasi, KemenKopUKM telah melakukan MoU dengan berbagai universitas guna mengembangkan potensi perkoperasian dan UMKM melalui pendidikan, pendampingan, pemagangan, pengabdian kepada masyarakat, Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, serta terus mendorong agar lembaga inkubator di kampus bisa menjadi pengembangan UMKM.

Sementara itu , Rektor Universitas Garut Abdusy Syakur Amin menuturkan di tengah beragam tantantangan yang terjadi baik di dalam negeri maupun di luar negeri, UMKM harus melakukan penguatan diri agar dapat bertahan dan berkembang.

Melalui webinar ini, dia pun berharap dapat terbentuk gagasan yang dapat diaplikasikan kepada pelaku UMKM.

"Semoga acara ini memberikan pencerahan dan wawasan baru untuk membantu UMKM untuk bertahan dan berkembang ke depannya," kata Abdusy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MenkopUKM Dorong UMKM Papua Masuk Ke Ekosistem Digital

MenkopUKM Dorong UMKM Papua Masuk Ke Ekosistem Digital

| Kamis, 01 September 2022 | 11:44 WIB

Terkini

Misteri Batu Garuda di Belitung: Keajaiban Geologi yang Membuat Dunia Terpukau

Misteri Batu Garuda di Belitung: Keajaiban Geologi yang Membuat Dunia Terpukau

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:49 WIB

Wamenhan RI Puji Langkah Andi Sudirman Bentuk Komcad ASN

Wamenhan RI Puji Langkah Andi Sudirman Bentuk Komcad ASN

Sulsel | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:48 WIB

Pendidikan Aksa Uyun, Anak Soimah yang Sudah Jadi Direktur di Usia Muda

Pendidikan Aksa Uyun, Anak Soimah yang Sudah Jadi Direktur di Usia Muda

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:47 WIB

Seleksi Direksi BEI Berjalan Sesuai Aturan, Ini Bocoran dari OJK

Seleksi Direksi BEI Berjalan Sesuai Aturan, Ini Bocoran dari OJK

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:46 WIB

Film Sekiro: No Defeat Umumkan Tayang Terbatas di Jepang Mulai 4 September

Film Sekiro: No Defeat Umumkan Tayang Terbatas di Jepang Mulai 4 September

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:45 WIB

Afgan Gelar Konser Tunggal Retrospektif: Simak Daftar Harga Tiket Mulai Rp600 Ribuan!

Afgan Gelar Konser Tunggal Retrospektif: Simak Daftar Harga Tiket Mulai Rp600 Ribuan!

Entertainment | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:45 WIB

Belajar Memeluk Luka Masa Kecil Lewat Buku How to Heal Your Inner Child

Belajar Memeluk Luka Masa Kecil Lewat Buku How to Heal Your Inner Child

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:45 WIB

Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa

Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:43 WIB

Belum Mulai, Piala Dunia 2026 Amerika Serikat Dijuluki Tuan Rumah Terburuk Sepanjang Masa

Belum Mulai, Piala Dunia 2026 Amerika Serikat Dijuluki Tuan Rumah Terburuk Sepanjang Masa

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:36 WIB

Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" Resmi Menguras Air Mata di Bioskop Mulai Hari Ini

Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" Resmi Menguras Air Mata di Bioskop Mulai Hari Ini

Entertainment | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:32 WIB