Oleh karena itu, agar ekosistem MBKM ini dapat terus menjangkau pelosok negeri, Nizam berharap Kampus Merdeka Fair dapat memberi wawasan kepada lebih banyak perguruan tinggi untuk menerapkan program-program MBKM. Dengan deikian, kolaborasi antar seluruh pemangku kepentingan, seperti lintas fakultas, lintas perguruan tinggi, hingga dengan perusahaan-perusahaan dan pemerintah, dapat tercapai lebih optimal.
Senada Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati, mengajak mahasiswa yang hadir untuk mengenal lebih jauh program serta semangat Kampus Merdeka melalui Kampus Merdeka Fair serta mengimbau mahasiswa untuk mempersiapkan diri agar dapat terlibat langsung dalam berbagai program di tahun mendatang.
“Melalui Kampus Merdeka Fair tahun ini, kita mendorong agar para mahasiswa dapat lebih mandiri belajar mencari informasi dari sumber utama. Kami juga berharap para mahasiswa, dosen, pimpinan perguruan tinggi, serta mitra industri dan mitra lembaga pemerintah lainnya dapat mengenal lebih dalam program-program Kampus Merdeka sekaligus berbagi pengalaman dan gagasan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan program-program Kampus Merdeka,” ucapnya.
Selain di Kota Padang, Kampus Merdeka Fair juga akan diselenggarakan di lima kota lainnya pada bulan Oktober hingga November mendatang, yaitu Yogyakarta, Pontianak, Jakarta, Malang, dan Singaraja-Bali.