Metro, Suara.com- Sejumlah Warga Metro dari berbagai kalangan ikut terlibat dalam revitalisasi tahap 1 Rumah Asisten Wedana Metro.
Sejak Jum'at (13/1/2023) pagi berbagai kiriman material pembangunan sumbangan warga terus berdatangan. Andy Roby salah saorang warga Metro mengirimkan satu truk batu split.
"Ya saya punyanya batu, perbaikan jalan saja biasanya kami bantu bantu apalagi ini sekarang cagar budaya ya kita ikutlah berpartisipasi,"ujar Pengurus FKPPI Metro.
Sehari sebelumnya Bangkit Haryo Utomo juga mengirimkan bata expose untuk keperluan bangku tribun.
"Saya ikutlah berpartisipasi sebagai warga kemarin katanya perlu bata expose , saya pesankan bata dan sudah tiba,"ujarnya.
Maryono salah seorang tukang yang bekerja di lokasi mengatakan bahwa informasi yang ia terima juga bahwa hari ini juga akan datang satu truk pasir sumbangan warga.
"Yang nyumbang banyak, saya ga tau persisnya dari siapa cuma dapat informasi nanti ada kiriman pasir,"jelasnya.
Terpisah, Fatoni Dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung mengatakan bahwa ia dan rekan-rekannya juga sudah mengirimkan dukungan semen untuk kegiatan ini.
"Ya, kami sebagai penyusun Perda Cagar Budaya tentunya juga merasa terpanggil untuk ikut bersama-sama mendukung kegiatan revitalisasi yang digagas secara gotong-royong ini,"terangnya.
Baca Juga: Tondi dan Ancilla Dukung Revitalisasi Rumah Asisten Wedana
Sementara itu Siti Rogayati Seprita dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Metro mengatakan gotong-royong Revitalisasi Rumah Asisten Wedana yang dimulai sejak awal tahun 2022 tersebut melibatkan berbagai kalangan.
"Alhamdulillah dari mulai warga biasa, ASN, politisi, dokter, dosen semua ikut terlibat dalam pelestarian cagar budaya di Kota Metro,"ungkapnya.
Menurutnya bentuk sumbangannya menurutnya bermacam-macam dari desain gambar, dana, material hingga tenaga.
"Tentunya revitalisasi cagar budaya ini membutuhkan dukungan dari berbagai kalangan untuk bersama-sama bergotong-royong menghadirkan wajah baru cagar budaya di Kota Metro,"pungkasnya.