Suara.com - Dalam kehidupan manusia sehari-hari, ada banyak hal yang rutin dilakukan. Dalam waktu dua puluh empat jam pasti melakukannya. Selama sehari semalam tiap orang tidak pernah meninggalkannya. Salah satu hal yang menjadi aktivitas rutin adalah tidur.
Dari masa kanak-kanak sampai orang yang sudah lanjut usia tidak pernah melewatkan yang namanya tidur. Islam mengajarkan untuk selalu berdoa di setiap kegiatan, termasuk ketika bangun tidur. Bangun tidur adalah momen krusial karena kegiatan ini mengawali kegiatan lainnya yang akan kita lakukan sepanjang hari.
Islam mengajarkan adab bangun tidur salah satunya dengan membaca doa bangun tidur. Berikut lafaz-nya:
اَ لْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْر
(Alhamdullillahilladzi ahyaanaa bada maa amaatanaa wa ilaihin nushur).
Artinya :
"Segala puji bagi Allah, yang membangunkan kami setelah ditidurkan-Nya dan kepada-Nya kami dibangkitkan."
Bisa juga dengan membaca doa yang lebih lengkap berikut ini:
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ عَافَانِيْ فِيْ جَسَدِيْ، وَرَدَّ عَلَيَّ رُوْحِيْ، وَأَذِنَ لِيْ بِذِكْرِهِ
(Alhamdullillahilladzi afaaniy fii jasadiy, wa rodda alayya ruhiy, wa adina lii bi dzikrih).
Artinya:
"Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kesehatan pada jasadku dan telah mengembalikan ruhku serta mengizinkanku untuk berdzikir kepada-Nya."
Membaca doa hanya salah satu dari beberapa adab bangun tidur yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Ustaz Abdullah Gymnastiar atau AA Gym menyampaikan 7 adab bangun tidur, di antaranya:
1. Duduk dan mengusap wajah
Ibnu Abbas semoga Allah ridho kepadanya berkata, "Kemudian ketika sudah masuk pertengahan malam, Rasulullah SAW bangun kemudian beliau duduk, lalu mengusap bekas kantuk yang ada di wajahnya dengan tangannya." (HR. Ahmad).