Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro ikut menyoroti perjanjian tertulis atau kontrak politik antara Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Bawono mengaku kaget kontrak politik itu dibongkar oleh Sandiaga Uno, yang notabene dekat dan pernah menjadi partner Anies di DKI Jakarta.
"Sebenarnya memang cukup mengejutkan juga yang menyuarakan ini adalah Sandiaga Uno. Orang yang selama ini kita kenal cukup dekat dengan Anies Baswedan, mantan partner di Pilgub DKI 2017 dan sempat menjadi wakil gubernur sebelum maju di kontestasi Pilpres 2019," kata Bawono dikutip dari tayangan tvOne, Rabu (01/02/2023).
Ia menyampaikan bahwa selama ini Sandiaga dikenal sebagai sosok yang relatif terukur jika berbicara atau mengeluarkan pernyataan.
Namun kali ini, pernyataan Sandiaga cukup meletup-letup dalam dunia politik Indonesia dengan ucapannya soal kontrak politik Prabowo dan Anies.
Bawono pun menduga isi perjanjian tersebut yang mungkin terkait majunya Prabowo dan Anies di kontestasi Pilpres.
"Nah kita tidak tahu isi perjanjian itu seperti apa ya, tapi mungkin pesan yang ingin disampaikan oleh Sandi adalah bahwa Prabowo masih maju di Pilpres, pak Anies tidak diperbolehkan maju. Mungkin pesannya itu ya," kata Bawono.
Menurutnya, hal tersebut bukanlah sesuatu yang baru apabila nantinya benar-benar terjadi.
lebih lanjut, Bawono pun mengungkit mengenai Pilpres 2014 saat Prabowo melawan Jokowi yang notabene adalah sosok yang dia temukan untuk Pilgub DKI Jakarta 2012.
Baca Juga: Anak Korban Penculikan Sangat Rawan Alami Trauma, Pelaku Harus Dihukum Berat
Oleh karena itu, Bawono menduga bisa saja Prabowo bertemu dengan sosok yang diusungnya ke depan, yakni dalam hal ini Anies Baswedan.
"Nah apakah hal tersebut di kali kedua? Pak Anies yang beliau juga temukan, beliau usung gitu untuk maju di Pilgub DKI 2017 dan jadi Gubernur menuntaskan masa jabatannya hingga selesai kemudian menjadi rival potensial di 2024 nanti," tuturnya.
"Jadi sebenarnya ini bukan hal yang baru juga, akan dihadapi oleh pak Prabowo nanti bila benar akan menghadapi Anies di Pilpres 2024," pungkas Bawono.