Kata Abas, anak kawan separtainya itu mengibarkan bendera Demokrat sebagai simbolisasi rasa syukur karena keberhasilan orangtuanya.
“Ayahnya sukses menjadi Ketua DPRD Karawang, mewakili Fraksi Demokrat.”
Abas mengatakan ungkapan rasa syukur Gibran itu ternyata dinilai melanggar aturan Kerajaan Arab Saudi yang tegas tidak membolehkan para peziarah membawa atau mamerkan simbol-simbol lain selain Islam.
“Awalnya sih saya mau foto juga pakai bendera Demokrat. Tapi keburu Gibran duluan,” kata Abas.
Baca Juga: Jelang Hari Pers Nasional, Legislatif Jateng Ingatkan Soal Independensi Media di Tahun Politik
Namun, Abas memastikan Gibran kini sudah dibebaskan dan segera pulang ke Indonesia.
“Jadwalnya hari ini pulang ke Tanah Air,” kata dia.