Uang bukan segalanya, badan hak asasi manusia Amnesty International mengingatkan Liga Premier agar perkuat aturan kepemilikan klub sepak bola.
Setelah beberapa klub sepak bola Inggris dimiliki oleh negara-negara Teluk atau Persian Gulf Countries, negeri-negeri para raja minyak, tim Manchester United dikabarkan akan segera menyusul.
Dikutip dari kanal Bola Suara.com, Emir Qatar bakal bersaing dengan sosok paling kaya dari Britania Raya untuk meminang klub sepak bola yang bermarkas di Old Trafford itu.
Sementara dikutip dari kantor berita Antara yang melansir The Guardian, nilai nominal yang ditawarkan pemimpin Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani untuk membeli Manchester United mencapai 4,5 miliar Poundsterling atau sekira Rp 82,2 triliun. Bisa dibayangkan kurang-lebih senilai biaya membuat beberapa ruas jalan tol di Indonesia.
Investasi yang dilakukan Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani kemungkinan dilangsungkan di bawah bendera Qatar Sports Investment (QSI) yang memiliki Paris Saint Germain di Liga Prancis sejak 2011.
Namun, bukannya tanpa kendala, karena ada badan sepak bola Eropa (UEFA) yang memiliki ketentuan berkaitan Liga Champions. Yaitu melarang dua atau lebih klub yang dimiliki investor yang sama, bertemu dalam kompetisi elite Eropa ini.
Kemudian ada badan hak asasi manusia Amnesty International yang mewanti-wanti Liga Premier agar menguatkan lagi aturan kepemilikan klub sepakbolanya.
Amnesty International turut menyoroti catatan hak asasi manusia Qatar dalam soal hak pekerja migran, LGBT, dan kaum perempuan, seperti terjadi selama Piala Dunia 2022.
Situasi Qatar ini mirip dengan faktor yang membuat Arab Saudi gagal membeli klub yang sama beberapa tahun lalu.
Waktu itu, para pegiat hak asasi manusia mengingatkan Liga Inggris mengenai peran Pangeran Mohammed bin Salman dalam pembunuhan wartawan Jamal Kashoggi pada 2018.
Dan Arab Saudi akhirnya membeli Newcastle United secara tak langsung lewat konsorsium beranggotakan Saudi Public Investment Fund (PIF), PCP Capital Partners, dan Reuben Brothers, pada 2021.
Kalau semua kendala ini sukses dibereskan, apakah Sang Emir Qatar bakal sukses membeli Manchester United?
Bisa jadi, mengingat tawaran sekira Rp 82,2 triliun masih tertinggi, dibandingkan yang ditawar Sir Jim Ratcliffe, sosok terkaya di Britania Raya dengan angka 4,25 miliar Poundsterling atau sekira Rp 77,6 triliun.
Dan The Glazer Family sendiri, pemilik Manchester United saat ini memasang angka 6 miliar Poundsterling atau Rp 109,66 triliun.
Emir Qatar Akan Membeli Klub Bola Manchester United? Simak Kendala yang Bisa Bikin Gagal
Metro Suara.Com
Kamis, 09 Februari 2023 | 07:06 WIB
Cari Tahu
Kumpulan Kuis Menarik
BERITA TERKAIT
Hasil Manchester United vs Leeds United: Gol Rashford-Sancho Selamatkan Setan Merah dari Kekalahan
09 Februari 2023 | 05:32 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI
Your Say | 11:05 WIB
Riau | 10:57 WIB
Bisnis | 10:50 WIB
Entertainment | 10:37 WIB
Entertainment | 10:36 WIB