Mario Dandy Satrio, putra pejabat pajak yang kini jadi tersangka penganiayaan anak pengurus GP Ansor, diduga menantang untuk dilaporkan ke polisi saat sedang melakukan aksi kejinya.
Ini terungkap dari sebuah video yang beredar di Twitter. Video ini diduga mereka sebagian peristiwa penganiayaan terhadap D oleh Mario Dandy Satrio.
"Gue enggak takut anak orang mati. Lapor, lapor anjin*," ujar orang yang diduga sebagai Mario dalam video viral tersebut.
![Mario Dandy Satrio, anak pejabat pajak yang aniaya putra pengurus GP Ansor, ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. [Antara]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/02/22/1-mario-dandy-satrio-anak-pejabat-pajak-yang-aniaya-putra-pengurus-gp-ansor-ditetapkan-sebagai-tersangka-oleh-polisi.jpg)
Dalam video tersebut terlihat orang yang diduga sebagai Mario menendang dan menginjak kepala korban yang sudah tergeletak di jalan. Ia kemudian melakukan selebrasi siu ala pesepak bola Portugal, Cristiano Ronaldo di dekat tubuh korban yang sudah tak berdaya.
Hingga berita ini ditayangkan, video yang berdurasi 57 detik tersebut sudah disaksikan ratusan ribu kali di Twitter. Video tersebut diduga direkam oleh kekasih Mario.
Mario Dandy Satrio sendiri saat ini sudah ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan. Penganiayaan tersebut, menurut polisi, terjadi pada Senin malam (20/2/2023) di Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel.
![Rafael Alun Trisambodo, orang tua Mario Dandy Satrio pelaku penganiayaan keji terhadap anak pengurus GP Ansor. [Twitter/Paltiwest]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/02/23/1-746.png)
Kasus penganiayaan ini juga menyeret-nyeret orang tua korban, Rafael Alun Trisambodo yang merupakan pejabat di Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan.
Akibat aksi Mario, kini Rafael dicecar oleh publik. Laporan harta kekayaannya sebagai penyelenggara negara diumbar di media sosial dan ia diketahui memiliki harta selangit, senilai Rp 56 miliar.
Rafael sendiri pada Kamis sudah menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban dan publik secara terbuka. Ia mengaku menyesali tindakan anaknya, Mario Dandy Satrio. Sementara Ditjen Pajak dan Inspektorat Jenderal Kemenkeu mengatakan akan memeriksa Rafael.