Media sosial tengah digegerkan dengan kabar tidak menyenangkan yang mencatut nama Raffi Ahmad.
Selebritis yang sampai dijuluki Sultan Andara itu dikabarkan meninggal dunia akibat mengalami kecelakaan maut pasca menjenguk ibunya, Amy Qanita, di rumah sakit.
Hal ini seperti diwartakan oleh kanal YouTube Biang Gosip. Video itu tampak telah disaksikan sebanyak lebih dari 118 ribu kali.
"INNALILLAHI !! Raffy Ahmad Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan, Usai Menjenguk Mama Amy," seperti itulah judul dari video berdurasi 2 menit 44 detik tersebut, dikutip pada Senin (27/2/2023).
Sementara di bagian thumbnail video terdapat foto jenazah yang sedang didoakan. Lalu tampak foto Raffi dengan dikelilingi karangan bunga di bagian tengah, diikuti dengan foto Denny Cagur dan Nagita Slavina yang sedang menangis.
Tampak pula foto mobil ringsek yang baru mengalami kecelakaan sedang diinvestigasi oleh polisi. Pemilik video kemudian menambahkan narasi yang senada dengan judul di thumbnail-nya.
Namun seperti apakah kebenarannya?
PENJELASAN
Usai didengarkan untuk cek fakta, ternyata video unggahan kanal YouTube Biang Gosip itu tidak menampilkan informasi yang benar.
Baca Juga: Kepala Abby Choi Ditemukan dalam Panci Sup, Bagian Tubuh Lain Masih Hilang
Video tampak dibuka dengan narator yang menjelaskan kabar berkabung dan menyampaikan sikap turut berbela sungkawa.
Lalu narator membacakan postingan Facebook di grup Loker Batam yang diunggah ulang oleh situs JadikanViral.My.Id.
Di salah satu postingan itulah ada kabar yang menyebutkan Raffi Ahmad meninggal dunia pada 14 Maret 2022. Namun di bagian akhir video narator mengklaim bahwa kontennya hanya cek fakta yang mengulas kabar hoaks tahun lalu.
Di sisi lain, Raffi malah baru memuat konten pindah rumah yang turut melibatkan istrinya, Nagita Slavina, dan anak keduanya, Rayyanza Malik Ahmad alias Cipung di video unggahan kanal YouTube Rans Entertainment.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa video unggahan Biang Gosip adalah hoaks kategori berita palsu. Pasalnya ada ketidaksesuaian antara judul, narasi di thumbnail, dan isi videonya.