Rusia Kehabisan Uang Tahun Depan, Bakal Ngemis Investasi ke Asia

Metro

Jum'at, 03 Maret 2023 | 19:06 WIB
Rusia Kehabisan Uang Tahun Depan, Bakal Ngemis Investasi ke Asia
Perang di Ukraina dan sanksi Barat akan membuat Rusia kehabisan uang pada 2024. ((unsplash/marcus spiske))

Rusia kehabisan uang tahun depan akibat sanksi ekonomi yang diterapkan oleh negara-negara Barat, demikian prediksi Oleg Deripaska, salah satu oligarki dan mantan orang terkaya di Rusia.

Deripaska, konglomerat energi dan logam Rusia, memperingatkan bahwa Rusia pada tahun depan butuh investasi dari negara-negara sahabat, yang kemungkinan besar berasal dari Asia.

"Tidak ada uang tahun depan. Kita butuh investasi asing," kata Deripaska dalam sebuah konferensi investasi di Siberia, Kamis (2/3/2023).

Deripaska, yang termasuk dalam orang kaya Rusia yang disanksi oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat, mengatakan dompet Rusia kini terus menipis akibat invasi ke Ukraina yang dimulai tahun lalu.

"Itu alasan mengapa pemerintah Rusia sekarang mulai memeras kita," terang Deripaska seperti dilansir The Guardian dari Bloomberg.

Pengusaha yang mendirikan Rusal, produsen alumunium terbesar di dunia selain perusahaan-perusahaan Tiongkok, menjelaskan bahwa ekonomi Rusia sangat tertekan akibat sanksi ekonomi Barat.

Deripaska menyarankan para pebisnis Rusia untuk mencari investasi dari negara-negara lain. Ia memberi isyarat bahwa Asia bisa menjadi tempat untuk mencari dana segar untuk Rusia.

"Kita selama ini mengira bagian dari negara Eropa. Kini dan dalam 25 tahun ke depan, kita harus mengingat kembali masa lalu sebagai bagian dari Asia," ujar dia.

Prediksi ini disampaikan Deripaska tak lama setelah lembaga rating Scope dari Eropa mewanti-wanti bahwa defisit anggaran Rusia akan meningkat menjadi 3,5 persen dari GDP. Moskwa sendiri memperkirakan defisit anggaran sekitar 2 persen. Adapun pada 2022 lalu defisit Rusia mencapai 2,3 persen.

Defisit anggaran yang dialami Rusia disebabkan oleh turunnya pendapatan dari ekspor minyak serta gas. Negara-negara Eropa sudah mulai mengurangi ketergantungan pada energi Rusia sejak Vladimir Putin memerintahkan invasi ke Ukraina pada awal 2022 kemarin.

Selain turunnya pendapatan dari ekspor energi, dompet Rusia juga terkuras akibat perang di Ukraina. Ongkos perang yang besar membuat negara tersebt tak bisa berinvestasi di bidang infrastruktur, digitalisasi, perumahan dan perlindungan lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setahun Perang Rusia-Ukraina: Tidak Ada Pemenang dalam Perang Ini, Semuanya Kalah

Setahun Perang Rusia-Ukraina: Tidak Ada Pemenang dalam Perang Ini, Semuanya Kalah

Video | Selasa, 28 Februari 2023 | 13:05 WIB

WN Rusia-Ukraina Ramai-ramai Datangi Bali, Yang Bekerja Ilegal Akan Ditindak

WN Rusia-Ukraina Ramai-ramai Datangi Bali, Yang Bekerja Ilegal Akan Ditindak

Bali | Senin, 27 Februari 2023 | 14:38 WIB

Direktur CIA Tuduh China Pertimbangkan Pasok 'Senjata' Mematikan untuk Rusia

Direktur CIA Tuduh China Pertimbangkan Pasok 'Senjata' Mematikan untuk Rusia

News | Senin, 27 Februari 2023 | 09:58 WIB

Terkini

Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO

Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:34 WIB

5 Shio yang Beruntung Hari Ini, Ada Peluang Rezeki dan Kemajuan Karier

5 Shio yang Beruntung Hari Ini, Ada Peluang Rezeki dan Kemajuan Karier

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:26 WIB

Komi Can't Communicate Kembali! Bab Spesial Baru Resmi Dirilis

Komi Can't Communicate Kembali! Bab Spesial Baru Resmi Dirilis

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:25 WIB

5 HP Xiaomi dengan Kamera Mirip iPhone, Kualitas Foto dan Video Gak Kaleng-kaleng

5 HP Xiaomi dengan Kamera Mirip iPhone, Kualitas Foto dan Video Gak Kaleng-kaleng

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:24 WIB

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:16 WIB

Jalan Pantura Barat Rusak, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan

Jalan Pantura Barat Rusak, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan

Jawa Tengah | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:15 WIB

Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan

Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan

Jogja | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:08 WIB

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:05 WIB

Huawei Watch GT 6 Pro: Smartwatch Premium dengan Baterai 21 Hari dan Fitur Kesehatan Lengkap

Huawei Watch GT 6 Pro: Smartwatch Premium dengan Baterai 21 Hari dan Fitur Kesehatan Lengkap

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:00 WIB

Wacana Rokok Murah untuk Masyarakat Bawah Dikritik, Ancam Penerimaan Cukai Negara

Wacana Rokok Murah untuk Masyarakat Bawah Dikritik, Ancam Penerimaan Cukai Negara

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:00 WIB