Hotman Paris Hutapea membeberkan alasan mengapa dirinya bersedia menjadi pengacara Irjen Teddy Minahasa yang kini sedang terseret kasus peredaran sabu.
Sambil mengunggah foto lawasnya bersama Teddy Minahasa, pengacara kondang ini menyebut jika dirinya ingin membalas budi kepada mantan Kapolda Sumatera Barat tersebut.
"Kenapa Hotman mau jadi pengacara Teddy Minahasa walau sempat Hotman tolak? Ingat membalas budi orang terlepas siapa dia!" tulis @hotmanparisofficial seperti dikutip pada Rabu (7/3/2023).
Hotman Paris menerangkan bahwa ketika masih menjabat sebagai Karopaminal Divisi Propam Polri, Teddy Minahasa banyak membantu rakyat kecil tanpa dipungut biaya sepeserpun.
Bukan itu saja, Hotman Paris membeberkan bahwasanya Teddy Minahasa selalu gerak cepat untuk menyelesaikan setiap kasus yang ia laporkan melalui WhatsApp.
"Tampak di foto ini Teddy Minahasa waktu menjabat Karo Paminal Propam Mabes Polri menerima rakyat kecil pencari keadilan di Kopi Joni! Banyak kasus dia bantu tanpa bayaran! Setiap Hotman WA ada rakyat korban aparat maka Teddy akan bertindak!" lanjut Hotman.
"Andaikan putrimu yang korban dan pernah ditolong beliau? Saat dia ada masalah apakah kamu menjauh? Tawaran homorku besar tapi Hotman tolak dari Sambo," pungkasnya.
Pernyataan ayah Fritz Hutapea ini pun sontak saja menjadi sorotan dari netizen. Tak main-main, netizen langsung melemparkan tanggapan sinis kepada Hotman Paris.
"Baik Abangku, tapi utamakan kejujuran dan kebenaran, karena baik saja belum tentu jujur apalagi jujur," komentar netizen.
Baca Juga: Luar Biasa! 5 Zodiak Ini sedang Dipenuhi Kebahagiaan, Kamu Termasuk?
"Oke mungkin dia pada dasarnya orang baik dan suka menolong, tapi kalau pada saat ini dia bersalah tolong jangan dibenarkan dan ditutup-tutupi," imbuh netizen lain.
"Dulu sebagai Karo Paminal ya memang harus membantu rakyat tanpa harus dibayar sepeser pun. Bahkan tidak boleh menerima uang. Itu standar saja, sudah kewajiban. Karena sudah digaji negara. Tidak ada yang hebat dengan itu," ujar netizen lain.
"Emang tugasnya polisi, Bang. Masa iya kalau ada kasus mesti harus minta bayaran. Baik belum tentu jujur," komentar netizen lainnya lagi.