Harta Achiruddin Hasibuan Cuma Rp 467 Juta, Tetangga Tertawa: Saya Beli Tanah dari Dia Rp 700 Juta

Metro

Kamis, 27 April 2023 | 07:05 WIB
Harta Achiruddin Hasibuan Cuma Rp 467 Juta, Tetangga Tertawa: Saya Beli Tanah dari Dia Rp 700 Juta
AKBP Achiruddin Hasibuan sedang mengendarai motor Harley Davidson. (Instagram/achiruddinhasibuan)

Perwira Polda Sumut AKBP Achiruddin Hasibuan sedang jadi sorotan karena putranya menganiaya seorang mahasiswa di Medan. Jumlah harta yang dilaporkannya juga memantik curiga karena dinilai terlalu kecil, yakni sekitar Rp 467 juta.

Salah satu yang curiga adalah tetangga Achiruddin Hasibuan di Medan yang ditemui Suarasumut.id pada Rabu kemarin (26/4/2023) di Jalan Karya Dalam, Kecamatan Medan Helvetia.

Perempuan berinisial L itu mengaku heran mendengar berita bahwa Laporan Karta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) AKBP Achiruddin Hasibuan ke KPK hanya senilai Rp 467 juta.

"Rumah saya ini dulu tanah dia. Saya beli enam tahun lalu sekitar Rp 700 juta. Kok laporan hartanya cuma Rp 400 juta," katanya sembari tertawa.

Tak hanya itu, keluarga Achiruddin Hasibuan juga cukup berada. Petugas keamanan di lingkungan itu mengaku sering melihat Achiruddin lalu-lalang menggunakan motor gede.

Rumah AKBP Achiruddin Hasibuan. [Suara.com /M. Aribowo]
Rumah AKBP Achiruddin Hasibuan. (sumber: Suara.com /M. Aribowo)

LHKPN Cuma Rp 467 Juta

Sementara di media sosial Instagram, Achiruddin sering memamerkan motor gede jenis Harley Davidson. Ia juga pernah memamerkan sebuah foto sedang mengendarai mobil jenis Jeep.

Ia juga gemar memamerkan rumah dengan halaman yang luas. Di garasi rumahnya itu terlihat ada dua unit mobil mewah yang sedang diparkir.

Achiruddin Hasibuan juga kerap pamer sedang naik motor trail bersama kedua putranya. Ia juga pernah menunjukkan tiga unit motor trail di media sosial.

Padahal dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 2021 lalu, Achiruddin Hasibuan hanya mencantumkan harta senilai Rp 467 juta.

Rinciannya adalah bangunan senilai Rp 46.330.000; mobil Toyota Fortuner tahun 2006 dengan nilai Rp 370 juta; dan kas dan setara kas Rp 51.218.644. Ia juga mengaku tidak memiliki utang.

Aditya Hasibuan (kiri) dan AKBP Achiruddin Hasibuan [[dok. Suara.com].]
Aditya Hasibuan (kiri) dan AKBP Achiruddin Hasibuan (sumber: [dok. Suara.com].)

Arogan

baca juga

Achiruddin Hasibuan jadi sorotan karena putranya Aditya Hasibuan menganiaya seorang mahasiswa bernama Ken Admiral pada akhir 2022 lalu.

Dalam penganiayaan itu, yang videonya kini viral di media sosial, Achiruddin Hasibuan disebut berada di lokasi. Ia tak menghalangi anaknya dan bahkan menyemangati agar Aditnya terus menghajar Ken Admiral.

Sikap arogan ini, menurut penjelasan tetangga Achiruddin, memang sudah watak keluarga itu. Salah seorang tetangga mengaku sosok Achiruddin arogan. Ia pernah mengamuk dengan tetangga gara-gara pembangunan tembok.

"(Dinding) nempel di situ, ngamuk dia. Disuruh bongkar. Padahal enggak pakai tanah dia, disuruh bongkar. Katanya dinding jadi buat jelek tanah dia," kata wanita berinisial L.

Dirinya mengatakan sikap arogan juga ditunjukkan oleh anaknya Aditya Hasibuan. Tetangga pun resah dengan ulah anaknya yang setiap akhir pekan sering kumpul bersama teman-temannya naik motor.

"Itulah yang arogan rasa ibu, kadang hari Sabtu-Minggu banyak kawan-kawannya datang jemput," ujarnya.

AKBP Achiruddin Hasibuan saat diamankan dan dibawa ke Polda Sumut bersama anaknya. (bidik layar video)
AKBP Achiruddin Hasibuan saat diamankan dan dibawa ke Polda Sumut bersama anaknya. (bidik layar video) (sumber:)

Dihukum Propam, anak jadi tersangka

Achiruddin Hasibuan sendiri kini sudah dihukum oleh Kapolda Sumut, Inspektur Jenderal Polisi R.Z. Panca Putra Simanjuntak.

Seperti dilansir dari Antara, Rabu (26/4/2023), Achirudin Hasibuan sudah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Bagian Binops pada Direktorat Narkoba Polda Sumut.

Pencopotan itu dilakukan setelah Achirudin diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sumut atas tindakannya membiarkan anaknya melakukan penganiayaan. Selain itu, Achiruddin juga disanksi penempatan khusus (patsus).

"Achirudin Hasibuan juga ditempatkan dalam tahanan khusus Propam Polda Sumut," kata Kabid Humas Polda Sumut Komisaris Besar Polisi Hadi Wahyudi.

Hadi menjelaskan Achiruddin Hasibuan terbukti melanggar kode etik Pasal 13 huruf M Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.

"Dalam aturan itu disebutkan bahwa setiap pejabat Polri di dalam etika berkepribadian dilarang melakukan tindakan kekerasan, berlaku kasar, dan tidak patut," ucapnya.

Sementara putranya Aditya Hasibuan sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan atas korban Ken Admiral.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Disebut-sebut The Next Mario Dandy Satriyo, Kasus Aditya Hasibuan Terjadi 2022 dan Selain Memukuli Ia Menggigiti Jari Korban

Disebut-sebut The Next Mario Dandy Satriyo, Kasus Aditya Hasibuan Terjadi 2022 dan Selain Memukuli Ia Menggigiti Jari Korban

Metro | Rabu, 26 April 2023 | 18:54 WIB

Ajak Ken Admiral Damai, AKBP Achirrudin Hasibuan Sempat Beri Adik Dinda Safay Uang Rp1 Juta

Ajak Ken Admiral Damai, AKBP Achirrudin Hasibuan Sempat Beri Adik Dinda Safay Uang Rp1 Juta

Entertainment | Rabu, 26 April 2023 | 20:19 WIB

Sosok AKBP Achiruddin Hasibuan Dikenal Arogan oleh Tetangga

Sosok AKBP Achiruddin Hasibuan Dikenal Arogan oleh Tetangga

Sumut | Rabu, 26 April 2023 | 17:41 WIB

Terkini

6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa

6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:23 WIB

Calon Atlet Tinju PON Lampung Dikeroyok Saat Hendak Latihan, 3 Pelaku Ditangkap

Calon Atlet Tinju PON Lampung Dikeroyok Saat Hendak Latihan, 3 Pelaku Ditangkap

Lampung | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:20 WIB

Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing

Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing

Riau | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:14 WIB

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12 WIB

Huawei MatePad Mini Resmi Meluncur, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Dibanderol Rp8,9 Juta

Huawei MatePad Mini Resmi Meluncur, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Dibanderol Rp8,9 Juta

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:10 WIB

Ramalan Zodiak Kamis 25 Juni 2026: Cancer, Virgo, dan Capricorn Beruntung Besar Hari Ini!

Ramalan Zodiak Kamis 25 Juni 2026: Cancer, Virgo, dan Capricorn Beruntung Besar Hari Ini!

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:09 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar

Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:06 WIB

Dari Fort Du Bus hingga Trikora: Membaca Papua dari Arsip Kolonial

Dari Fort Du Bus hingga Trikora: Membaca Papua dari Arsip Kolonial

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:00 WIB

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:52 WIB

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:51 WIB