Sosok Ibu Ida Dayak belakangan menjadi perhatian publik berkat kemampuannya dalam mengobati berbagai macam penyakit. Berkat kehebatannya itu, tak sedikit orang yang meminta Pesulap Merah untuk membongkar trik di baliknya.
Namun belakangan ini, beredar informasi yang menyatakan bahwa Ida Dayak muntah darah setelah dihajar dan dihabisi Pesulap Merah bersama Master Limbad.
Informasi tersebut dibagikan oleh kanal YouTube PORTAL JURNALIS yang mengunggah video singkat berjudul "Semua Orang Menangis, Detik-detik Ida Dayak Muntah Darah Usai Dikeroyok Master Limbad dan Pesulap Merah".
Narasi serupa juga tampak dalam thumbnail yang dilengkapi dengan potret Pesulap Merah dan Master Limbad. Sementara itu, terlihat Ida Dayak berlumuran darah di bagian mulutnya.
Video tersebut hingga kini telah disaksikan sebanyak lebih dari 11.000 penayangan. Namun, benarkah Ida Dayak muntah darah sebagaimana yang diklaim pada video itu?
CEK FAKTA:
Setelah menyaksikan video berdurasi 2 menit 46 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menunjukkan bahwa Ida Dayak muntah darah akibat dihajar oleh Pesulap Merah dan Master Limbad.
Faktanya, ketiga orang tersebut tidak saling berkaitan. Sebelumnya, Pesulap Merah juga telah meminta publik untuk berhenti mengaitkannya dengan Ibu Ida Dayak.
Foto yang digunakan dalam thumbnail adalah foto palsu yang telah diedit guna mendukung judul pada video.
Baca Juga: Kejebak Macet, Susi Pudjiastuti Santai Minta Rokok ke Warga: Aku Punya Korek Tapi Gak Punya Rokok
Isi video dan judul yang tertera tidak memiliki keselarasan. Hingga akhir video pun tak ada penjelasan mengenai Ida Dayak yang muntah darah.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Ida Dayak muntah darah setelah dihajar oleh Pesulap Merah dan Master Limbad merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].