Ferdy Sambo dinyatakan bersalah dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Suami Putri Candrawathi tersebut tetap dijatuhi hukuman mati setelah bandingnya ditolak oleh hakim.
Namun, beredar informasi bahwa Ferdy Sambo nekat menyuap jaksa sebanyak Rp 120 miliar demi bebas dari hukuman mati.
Informasi tersebut dibagikan oleh kanal YouTube KANAL BERITA yang mengunggah video berjudul "SAMBO NEKAT SUAP JAKSADEMI BEBASKAN DIRINYA DARI HUKUMA MT! // SAMPAI 120 M??"
Dalam thumbnail video terlihat potret Ferdy Sambo yang berada di persidangan dan dipertontonkan foto bukti penyerahan uang di antara dua orang pada sebuah layar di dalam ruang siang tersebut.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 120 penayangan. Lantas, benarkah Ferdy Sambo nekat menyuap jaksa demi tidak dihukum mati?
CEK FAKTA:
Informasi yang mengklaim bahwa Ferdy Sambo menyuap jaksa sebesar Rp 120 miliar adalah salah.
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 3 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan secara resmi yang menunjukkan bahwa Ferdy Sambo menyuap jaksa demi dirinya bebas dari jerat hukuman mati.
Ferdy Sambo sendiri saat ini masih ditahan di Mako Brimob. Narator dalam video tersebut hanya memberikan informasi terkait proses persidangan Ferdy Sambo dan vonis hukuman mati yang diberikan oleh hakim.
Baca Juga: Sebut Ganjar dan Anies Putera Terbaik Bangsa, Prabowo Subianto Tak Kapok Nyapres
Hingga akhir video, narator sama sekali tidak memberikan penjelasan terkait klaim tersebut.
Selain itu, isi video dan judul yang tertera tidak memiliki keselarasan sehingga dapat dikategorikan sebagai misleading content.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Ferdy Sambo menyuap jaksa sebesar Rp 120 miliar demi bebas dari hukuman mati merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].