Penampilan Alyssa Soebandono yang kian kurus menjadi sorotan masyarakat.
Pasalnya, kondisi Alyssa Soebandono yang terlihat kurus itu, jauh berbeda dari penampilannya sebelum menikah dengan Dude Harlino.
Sebelumnya, diduga perubahan penampilan Alyssa atau Icha sapaan akrabnya itu disebabkan karena menderita penyakit tertentu.
Bahkan, tersiar informasi bahwa Dude Herlino tidak berhentinya menangis melihat kondisi Alyssa Soebandono terbaru.
Kabar tersebut dibagikan kanal YouTube Sensasi Seleb yang mengunggah video berjudul "TAK BERHENTI MENANGIS,Mata Dude Harlino Bengkak Melihat Kondisi Alyssa Soebandono Istrinya Tercinta?".
Dalam thumbnail terlihat narasi serupa. Tampak potret Dude Herlino menangis dan ada seorang perempuan yang diklaim Alyssa Soebandono berbaring di rumah sakit dengan kondisi mengenaskan.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 12.000 penayangan.
Namun, benarkah Dude Herlino tidak berhenti menangis melihat kondisi Alyssa Soebandono terbaru?
Setelah menonton video berdurasi 3 menit 42 detik tersebut, klaim bahwa Dude Herlino menangis melihat kondisi Alyssa Soebandono terbaru adalah salah.
Tidak ditemukan bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Dude Herlino tak berhenti menangis melihat kondisi Alyssa Soebandono terbaru.
Narator dalam video menginformasikan Alyssa Soebandono membuat pesan terakhir kepada anak-anaknya.
Kemudian, dia membahas isu miring seputar rumah tangga Dude Herlino dan Alyssa Soebandono.
Di akhir video, narator membahas pandangan Alyssa Soebandono seputar pertumbuhan buah hatinya.
Hingga akhir video, tidak ditemukan penjelasan terkait klaim tersebut, sebagaimana yang tertulis pada judul.
Di sisi lain, foto yang digunakan dalam thumbnail adalah foto editan yang telah direkayasa.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Dude Herlino tak berhenti menangis melihat kondisi Alyssa Soebandono terbaru merupakan berita palsu atau hoaks.
Unggahan tersebut juga tidak memiliki keselarasan antara judul dan isi video, sehingga dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].