Hubungan Arya Saloka dengan Amanda Manopo terus disorot oleh publik sejak keduanya beradu akting dalam sinetron Ikatan Cinta.
Bahkan, publik menduga jika Arya Saloka dan Amanda Manopo memiliki hubungan spesial. Belakangan ini, beredar informasi bahwa Arya Saloka menggendong bayi hasil pernikahannya dengan Amanda Manopo.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Amanda Chanel yang mengunggah video berjudul "1 JM yang lalu || hasil dari pernikahan Arya Saloka dan Amanda Manopo".
Tampak potret Arya Saloka tengah menggendong seorang bayi dengan senyum bahagia. Terlihat pula Amanda Manopo bersama Arya Saloka dalam pakaian pengantin di dalam thumbnail video.
Video tersebut hingga kini telah disaksikan sebanyak lebih dari 3.200 penayangan. Namun, benarkah Arya Saloka menggendong bayi hasil perkawinannya dengan Amanda Manopo?
CEK FAKTA:
Informasi yang mengklaim Arya Saloka gendong bayi hasil pernikahannya dengan Amanda Manopo adalah salah.
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 35 detik tersebut, tidak ada pernyataan secara resmi ataupun bukti valid yang menyatakan bahwa Arya Saloka menggendong bayi hasil pernikahannya dengan Amanda Manopo.
Faktanya, Arya Saloka hingga kini masih suami dari Putri Anne dan memiliki seorang anak bernama Ibrahim.
Hingga akhir video, tidak ada penjelasan kredibel yang mendukung klaim Arya Saloka menggendong bayi dari hasil pernikahannya dengan Amanda Manopo, sebagaimana yang tertera pada judul video.
Kesimpulan:
Berdasarkan pemaparan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Arya Saloka menggendong bayi dari hasil pernikahannya dengan Amanda Manopo merupakan berita palsu atau hoaks.
Unggahan tersebut tidak memiliki keselarasan antara isi video dengan judul, sehingga dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].