Beredar video bernarasi terpidana mati dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Ferdy Sambo, sakit-sakitan di dalam lapas hingga membuat anak sulungnya, Trisha Eungelica, kerepotan mengurus keluarga.
Klaim ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube La_Mis pada Kamis (11/5/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube yang telah memiliki lebih dari 91 ribu subsciber ini menuliskan judul sebagai berikut, "Pengakuan Anak Sulung Ferdy Sambo Sangat Mengejutkan Tak Kuat Rawat Adik dan Ayah yang Kini Sakit".
Sementara itu, dalam thumbnail video yang dibagikan juga tertulis keterangan senada dengan yang ada di judul video, "SAMBO SAKIT SAKITAN DI LAPAS. TRISHA KEREPOTAN URUS KELUARGA".
Lalu, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim Ferdy Sambo sakit-sakitan hingga membuat anak sulungnya kerepotan mengurus keluarga adalah tidak benar.
Dalam unggahan berdurasi 3 menit 16 detik tersebut sama sekali tidak menguraikan dan memberikan bukti valid terkait klaim yang telah ditulis di bagian judul video. Sebagian besar Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, dan keempat anaknya.
Selain itu, narator dalam video ini pun awalnya hanya mengulas kehidupan Trisha Eungelica setelah ditinggal orang tuanya di penjara. Sebagai anak tertua, Trisha harus menjadi sosok pengganti Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di rumah.
Baca Juga: Lagu Ini Buat Mahalini Dicurigai Pindah Agama, Jawabannya di Lirik Lagu?
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Ferdy Sambo sakit-sakitan.
Simpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa narasi Ferdy Sambo sakit-sakitan hingga membuat anak sulungnya kerepotan mengurus keluarga adalah tidak benar.
Unggahan kanal YouTube La_Mis tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi.